SuaraJogja.id - Berakhir sudah petualangan CA, warga Karanganyar Jawa Tengah ini. Setelah beberapa kali beraksi mencuri kambing di sejumlah tempat, akhirnya CA berhasil diringkus oleh Jajaran Unit Reskrim Polsek Nglipar yang memang telah mengincarnya.
CA diringkus oleh polisi yang sengaja siaga di beberapa lokasi strategis di wilayah Nglipar. Polisi berhasil mengamankan tersangka ketika melintas di perempatan pasar Wotgalih, Selasa (6/9/2022).
Anggota polisi yang stand by di perempatan tersebut merasa curiga dengan seorang lelaki yang melintas mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter MX warna hitam biru dengan nomor polisi AD 2095 RB.
Pengendara tersebut ciri-cirinya mirip dengan pencuri kambing yang terekam CCTV di beberapa lokasi. Lelaki mencurigakan ini terlihat membawa karung penuh diletakkan di depan. Dari kejauhan karung tersebut bergerak terus seperti membawa hewan tertentu.
Kapolsek Nglipar, AKP Sutarjo menuturkan, saat tersangka melintas tersebut polisi langsung berusaha membuntuti tersangka. Tersangka yang mengetahui sedang dibuntuti langsung menambah kecepatan dan berusaha menghindar.
"Dia sampai di jalan buntu. Dan langsung kami ringkus," ujar dia, Selasa malam.
Penangkapan tersangka bermula dari laporan warga padukuhan Kwarasan kulon Kelurahan Kedungkeris kapanewon Nglipar bernama Rubinah (50). Rubinah mengaku Sabtu (4/9/2022) lalu kehilangan kambing di kandang dekat rumahnya
Saat itu rumah Rubinah memang dalam keadaan kosong karena yang bersangkutan pergi ke ladang mencari Rumput Gajah. Korban kemudian kembali ke rumah untuk memberi makan kambing miliknya.
"Saat pulang pertama itu kambingnya masih ada," terang dia.
Baca Juga: Ramalan Shio Rabu 7 September 2022: Babi Saatnya Mengambil Peran Baru, Kambing Rencanakan Perjalanan
Korban kemudian kembali lagi ke ladang untuk mengambil diesel dan membawa rumput gajah yang telah dikumpulkan. Namun sekitar pukul 15.00 WIB ketika korban hendak memberi makan kambingnya ternyata mendapati dua ekor kambingnya sudah tidak ada di kandang.
Korban berusaha mencari kedua kambing yang telah Ia pelihara cukup lama tersebut Namun ternyata tidak ditemukan. Korban kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke mapolsek Nglipar.
"Kami lakukan penyelidikan dan meminta keterangan saksi. Kami kantongi ciri-ciri pelaku, dan berhasil kami amankan Selasa siang," ujar dia.
Dari tangan pelaku polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa seekor kambing betina dengan mulut posisi dibungkam menggunakan lakban serta pisau. Polisi juga menyita dompet karung dan handphone serta sepeda motor yang digunakan pelaku.
Kemungkinan pelaku sudah berulang kali melakukan aksinya. Karena sekitar 3 hari sebelumnya, aksi pencurian kambing di Padukuhan Gelaran, Kalurahan Bejiharjo, Kapanewon Karangmojo terekam CCTV. Lokasi kejadian kebetulan berada di kawasan obyek wisata Goa Pindul sehingga banyak terdapat CCTV.
"Pelakunya pakai Jupiter MX hitam biru dan sepatunya warna merah," terang warga Gelaran, Atik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
DIY Masuk Periode Kekeringan Berkepanjangan, Tiga Kabupaten Dibayangi Kebakaran
-
Raih Ekstra 27.000 GarudaMiles dari Transaksi dengan BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas
-
Kemarau Diprediksi hingga Desember, Kulon Progo Perpanjang Siaga Kekeringan
-
Cara PIMPASA Imigrasi Yogyakarta Cegah Perdagangan Orang Lewat Pangan dan Wayang
-
Direproduksi Antar Generasi, 200 Lebih Kasus Bullying Terjadi di Kota Jogja