SuaraJogja.id - Kasih sayang seorang ayah terhadap anaknya begitu besar. Sampai-sampai kala sang anak, akan berpisah karena harus menikah atau dilamar seseorang, sang ayah bisa begitu sedih dan sepertinya tidak tega kala sang anak pergi meninggalkannya.
Momen haru orang tua dan anak kerap kali terjadi, kala sang anak ingin melepaskan status lajang. Biasanya orang tua merasa tidak tega, karena kalau anak sudah menikah otomatis mereka akan pergi meninggalkannya karena harus bersama suami dan istri di tempat lain.
Alhasil para orangtua banyak yang menangis ketika momen mengharukan itu terjadi. Contohnya seperti yang diunggah oleh akun Instagram @pernikahan_idaman. Akun ini memperlihatkan suasana seorang perempuan yang akan dilamar oleh kekasihnya.
Ketika dilamar, perempuan itu duduk di samping ayahnya dan menunggu acara dimulai. Akan tetapi, saat keduanya duduk tiba-tiba sang ayah menangis sambil terus memegang erat tangan anaknya. Dirinya menangis sampai sesenggukan, dan berkali-kali mengambil tisu untuk mengusap matanya.
Sementara itu, anaknya yang terbawa suasana akhirnya juga ikut menangis dan ayah dan anak ini pun menangis bersama di acara lamaran. Mungkin, sang ayah masih tidak tega, anaknya dilamar karena sebentar lagi anaknya akan menikah dan pergi meninggalkan rumah.
“Ketika seorang ayah harus ikhlas dan rela melepas perempuannya. Hati seorang ayah untuk anak perempuannya,” tulis keterangan di video.
Potret sayang ayah yang menangis, saat anaknya dilamar viral di Instagram. Warganet yang melihat video tersebut menyerbu kolom komentar dan memberikan tanggapan.
“Perlakukan istrimu dengan baik, seperti kau ingin anak perempuanmu diperlakukan dengan baik oleh suaminya. Nah saat resepsi gini, pasti ada perasaan takut anaknya disia-siakan sang mantu,” ucap warganet.
“Gambaran ayah nanti sama anak perempuan,” ungkap warganet.
Baca Juga: Zee JKT48 Kepergok Ngevape, Klarifikasi Ayahnya Bikin Fans Kecewa
“Bapakku selalu meratukan anak perempuannya tapi beliau telah kembali kepangkuan Allah. Jadi saat aku nikah beliau gak bisa menyaksikannya,” cerita warganet.
“Bapakku banget cuma bedanya dia kalo nangis ngumpet dan ibu yang selalu bilang. Ah cinta pertamaku,” imbuh warganet.
Video seorang ayah yang menangis sesenggukan, ketika anaknya dilamar mendapatkan 18 ribu lebih like dari warganet.
Kontributor : Dinar Oktarini
Berita Terkait
-
Zee JKT48 Kepergok Ngevape, Klarifikasi Ayahnya Bikin Fans Kecewa
-
Tes Psikologi Tentang Alam Bawah Sadar Kamu, Cek Disini!
-
Rilis Lagu Duet sebagai Kado, 5 Potret Lamaran Glenca Chysara dan Rendi Jhon
-
Viral Kisah Ayah Dipecat Gegara Fitnah Senior yang Iri, Pelaku Kena Karma Terlindas Truk saat Pulang Kerja
-
Diperdaya Ayah Tiri, Perempuan di Batu Jadi Korban Persetubuhan Sejak Usia 12 Tahun
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
ROG AI Masterclass 2026: ASUS ROG Buka Edukasi AI di Yogyakarta, Kota Pertama Rangkaian Nasional
-
Yuk Nikmati Liburan Seru ke Pantai Selatan Yogyakarta Bareng PORTA
-
Jargas Digenjot Demi Ketahanan Energi, Antara Manfaat Belum Merata dan Kesiapan yang jadi Tantangan
-
BRImo Catat 49,7 Juta Pengguna, Transaksi Melejit Rp4.166 Triliun
-
Bukan Lomba, Ribuan Warga Jogja Bersih-bersih Kali Code Sembari Mural untuk Rayakan HUT RI ke-81