SuaraJogja.id - SnackVideo terus mendorong dan mendukung masyarakat Indonesia untuk membuat karya video pendek yang kreatif, otentik, dan berkualitas. Ratusan kreator konten diundang untuk mengikuti Creators Camp, Jumat (14/10/2022) kemarin.
Para kreator SnackVideo saling bertukar ilmu tentang cara membuat konten video pendek yang baik dan menarik. Selain itu, camp ini diisi dengan praktek dan tutorial oleh para kreator ahli, serta pemberian penghargaan dari SnackVideo kepada para kreator yang telah berkarya dengan gemilang.
"SnackVideo berkomitmen untuk memberikan ruang yang aman dan positif bagi para pengguna dan kreator konten untuk berbagi konten yang kreatif dan berkualitas, sehingga tak hanya menghibur dan menyenangkan, tapi juga edukatif dan informatif. Di acara gathering pertama ini, kami ingin berbagi tips cara pembuatan konten video pendek yang baik dan mendatangkan keuntungan. Jika konten yang dibuat dan dibagi di SnackVideo meningkat kualitasnya, maka potensi untuk ditonton oleh lebih banyak orang akan meningkat," ungkap Yugo Prabowo, Heads of Operations SnackVideo Indonesia, dikutip dari siaran pers.
Creators Camp ini turut dihadiri Ma Da, General Manager of Southeast Asia dari Kuaishou Technology. Ma Da pun mengungkapkan, konten yang berkualitas akan membawa keuntungan sendiri bagi para kreator konten.
"Selain kreativitas kreator bertambah, semakin banyak pula orang yang menonton konten video pendek mereka akan memberi reward yang lebih besar sehingga mereka bisa mendatangkan keuntungan. Dengan begitu, dapat membantu mereka semakin berkembang sebagai seorang kreator konten, dan kualitas hidup mereka pun naik," kata dia menjelaskan.
Konten-konten video pendek berkualitas tidak harus bombastis. Konten yang sederhana pun bisa menarik perhatian pengguna SnackVideo untuk menontonnya. Tentu selama konten yang disampaikan itu unik, otentik, menghibur, serta edukatif dan informatif.
Ide konten video pendek sebaiknya juga sesuai dengan budaya Indonesia. Dengan begitu, masyarakat bisa merasa relate sehingga tertarik menonton. Terapkan juga inklusivitas sehingga semua orang dapat menikmati dan berbagi konten video pendek lewat platform SnackVideo.
Selain itu, guna memastikan agar konten tak tersandung masalah, para konten kreator diminta untuk mematuhi aturan berupa Community Guidelines dari SnackVideo. Hal tersebut mencakup tidak melanggar kekayaan intelektual serta data pribadi, menghindari unsur kekerasan atau menghasut pada kekerasan, maupun aktivitas seksual, awas dengan ujaran kebencian, pelecehan, dan perundungan serta menjauhi konten lain yang tidak pantas.
Baca Juga: SnackVideo Gelar Creators Camp, Latih Pembuatan Konten yang Berkualitas
Berita Terkait
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Luky Alfirman Jadi Wamenkeu, Pengamat: Bisa Jadi Akal-akalan Amankan Jalan Politik 2029
-
Kasus Bolosego Alkid Dinyatakan Bukan Pemerasan, Lalu Mengapa Ada Polisi Diproses Propam?
-
Isu Ijazah Gibran Disinyalir Tutupi Riuhnya Reshuffle Kabinet, Pengamat UngkapPermainan Politik
-
Mutasi 88 Perwira Belum Cukup! JPW Minta Kapolri Baru Sikat Habis Masalah Sampai ke Polsek
-
Pilur Serentak Bantul Digelar Besok, 15 TPS Dipetakan Rawan hingga Sangat Rawan