SuaraJogja.id - Dewi Perssik merupakan salah satu orang yang dibuat berang dengan keputusan Lesti Kejora yang mencabut laporan atas kasus KDRT yang dilakukan suaminya. Ia lantas memberikan pesan kepada para wanita yang menjadi korban KDRT agar tidak menyerah dengan alasan anak.
Pasalnya, ia menilai bahwa jika perempuan memikirkan anaknya, ia seharusnya memikirkan pula mental anaknya ketika kembali bersama dengan orang yang acap menyakitinya.
“Jangan ada kata-kata, sebagai perempuan, demi anak. Itu perlu digaris bawahi, demi anak itu justru kalau kita sayang sama anak, justru kita harus bisa peduli atas mental anak kita,” ujar Dewi Perssik dalam acara Pagi-Pagi Ambyar.
Tak hanya itu, mantan suami Angga Wijaya ini juga menilai bahwa setiap kekerasan dalam rumah tangga itu harus diselesaikan. Sebab, hal itu sudah melanggar hak-hak korban sebagai seorang manusia..
“Kebanyakan ibu-ibu yang ingin rumah tangganya kelihatan akur, rumah tangganya gak pingin ada perceraian, dan karena alasannya demi anak, anak udah besar-besar, itu jangan sampai hal itu menjadi alasan, yang namanya kekerasan dalam rumah tangga harus tetap dicegah, tetep harus diselesaikan,” lanjutnya.
Pernyataan sikap Dewi Perssik tersebut pun menuai banyak dukungan dari warganet. Mereka setuju dengan pendapat pedangdut asal Jawa Timur tersebut.
“Bener si, justru kalo demi anak kita harus menyudahi, soalnya kasihan mental anak,” ujar @anissayra_.
“Bener banget mba Dewi, aku posisi sebagai anak yang dlu melihat ibu sendiri disiksa sama ayah tuh rasanya sakit melebihi apa pun. Apalagi dlu posisiny masih kecil ga bisa belain,” timpal @delly_udell.
Kontributor suarajogja: Dinna Lailiyah
Baca Juga: Sejumlah Artis Kecewa ke Lesti Kejora, Dewi Perssik: Tidak Semua Kesalahan ada Kesempatan Kedua
Berita Terkait
-
Satria Muda Kena Skakmat Isa Zega Gara-gara Lempar Tudingan ke Rizky Billar
-
Isi Perjanjian Lesti Kejora dan Rizky Billar, Diantaranya Mencabut Talak dan Tidak Saling Menuntut
-
Rizky Billar Bisa Wajib Lapor Cuma Lewat Video Call
-
Lesti Kejora - Rizky Billar, Pakar Mikro Ekspresi: Pelaku Bisa Cium Kaki Tapi Nanti Mengulangi Pola yang Sama
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
Terkini
-
UGM Buka Suara Soal Tarif Wisdom Park: Pengelola Hanya Beri Edukasi, Tidak Ada Pemungutan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Muhammadiyah Tegas Minta KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi BNPB
-
Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan jadi Tanda Peradaban Kita Belum Akil Balig
-
75 Persen Responden Stres Hadapi Kebijakan Prabowo, Haedar Nashir Desak Pemerintah Berbenah