SuaraJogja.id - Belum lama ini, nama Wirda Mansur sempat mewarnai trending topik sosial media lantaran dianggap membisniskan sedekah. Hal tersebut pun menuai beragam komentar dan menimbulkan kontroversi di tengah masyarakat.
Sosok putri sulung Yusuf Mansur ini memang acap kali menjadi sorotan warganet. Mulai dari pemikirannya yang dianggap halu oleh masyarakat, hingga persoalan sedekah yang tak jarang dibanjiri hujatan warganet.
Terbaru, Wirda Mansur dianggap memperhitungkan sedekah sebagai bisnis yang akan mendatangkan keuntungan atau kekayaan yang semakin melimpah. Hal tersebut menuai kontroversi publik yang beranggapan bahwa sedekah menjadi amalan yang seharusnya dilakukan secara ikhlas.
Beredarnya unggahan tersebut disertai dengan video yang menampilkan sosok Wirda Mansur tengah mengendarai mobil seharga Rp1,4 miliar di media sosial. Sembari mengemudikan mobil tersebut, ia menyampaikan bahwa mobil yang ia tumpangi itu adalah hasil dari sedekahnya sejumlah Rp50 juta.
Baca Juga: Like Father Like Daughter, Pengakuan Sedekah Wirdah Mansur dan Yusuf Mansur Menuai Cibiran
Karena ramai diperbincangkan, Wirda Mansur pun akhirnya buka suara untuk membalasan terkait pernyataannya yang tuai kesalahpahaman publik. Putri sulung Yusuf Mansur itu menilai bahwa orang-orang yang menghujatnya itu belum pernah merasakan keajaiban sedekah.
"Mungkin mereka yang bilang demikian, belum aja, coba kalo udah pernah ngerasain kekuatan dan dahsyatnya keajaiban Allah, lewat SEGALA pintu-Nya, pastilah akal merindiinggg," tulisnya melalui Instagram Story-nya.
Tak hanya itu, ia pun bersyukur atas peristiwa yang menimpanya. Dirinya menganggap hal itu sebagai bentuk pelajaran atas pemilihan kata yang kurang tepat dalam pernyataannya.
"Alhamdulillah, jadi pelajaran tetep, siap salah. Sebab pemilihan kata yang kurang tepat," lanjutnya.
Tak berhenti di sana, Wirda juga menyebut bahwa uang yang dia sedekahkan senilai Rp50 juta kepada ayahnya memang tak ada nilai. Bagi dia tidak ada pemberian yang dapat menggantikan apa yang telah orang tua lakukan kepada anaknya.
"Coba, apa sih yang bisa menggantikan/menyertakan pemberian orang tua ke anak?, ga bakal ada. Sekalipun kita sebagai anak ngasih gunung emas, karena tak ternilai. Makannya aku bilang begitu. Ih gemes deh aku," kata dia.
Berita Terkait
-
Bandara Soetta Bantah Isu Kebakaran, Deputi Komunikasi Sebut Ada Pabrik Plastik yang Terbakar
-
Menghebohkan, Inilah 5 Film yang Mengangkat Kontroversi di Dunia Nyata
-
Aset Negara di Tangan yang Salah? Kontroversi di Balik Peluncuran Danantara
-
Link DANA Kaget Terbaru: Klaim Saldo Gratis Bisa untuk Bayar Zakat dan Sedekah!
-
Klarifikasi Ridwan Kamil: Isu Perselingkuhan Ini Fitnah Lama yang Diulang
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo
-
Jalur Selatan Alami Lonjakan, Polres Kulon Progo Lakukan Buka Tutup Jalur Utama
-
Okupansi Hotel Anjlok 20 Persen di Momen Lebaran, Permintaan Relaksasi PHRI Tak Digubris Pemerintah
-
Gembira Loka Zoo Hadirkan Zona Cakar, Pengalaman Baru untuk Pengunjung Berjalan Bersama Satwa Buas
-
Mudik ke Jogja? BPBD Ingatkan Potensi Bencana Alam: Pantai Selatan Paling Rawan