SuaraJogja.id - Kaesang Pangarep meminta maaf kepada seluruh masyarakat Jogja dan Solo yang akan terganggu akibat acara pernikahannya dengan dengan Erina Sofia Gudono. Permintaan maaf tersebut disampaikan putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat gladi prosesi nikah di Pendopo Royal Ambarrukmo Yogyakarta, Selasa (6/12/2022).
"Pasti saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat yang terganggu oleh kegiatan ini (pernikahan). Sekali lagi saya mohon maaf, pasti menyebabkan macet dimana-mana, baik itu Jogja, Solo, maupun kota sekitarnya," ujar Kaesang.
Ia tidak memungkiri bahwa acara pernikahannya nanti yang akan digelar di Yogyakarta dan Solo akan dihadiri cukup banyak tamu undangan. Sehingga berpotensi menimbulkan kepadatan di sejumlah lokasi.
"Kami sekeluarga mohon maaf sebesar-besarnya ya karena pasti banyak orang yang datang yang dimana akan menyebabkan macet dimana-mana," ucapnya.
"Sekali lagi kami sekeluarga mohon doa restunya supaya semua dapat berjalan dengan lancar," imbuhnya.
Sebagai infromasi rangkaian prosesi pernikahan keduanya akan dimulai sejak tanggal 8 Desember 2022. Dengan terlebih dulu diawali dengan agenda semaan quran.
Kemudian dilanjutkan pada hari berikutnya yakni midodareni. Rencananya dalam prosesi ini bakal dihadiri ayah Kaesang, Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Kaesang dan Erina sendiri dijadwalkan melangsungkan pernikahan atau akad nikah di Pendopo Royal Ambarrukmo, Sabtu (10/12/2022) mendatang.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Pratikno dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono diketahui bakal menjadi saksi pernikahan keduanya.
Baca Juga: Apa Itu Apropriasi Budaya yang Dituduhkan ke Kaesang Usai Pakai Baju Adat Papua?
Setelah acara ijab kabul tersebut, agenda pernikahan dilanjutkan dengan acara panggih pengantin dan dahar tasyakuran. Sedangkan Kota Solo, Jawa Tengah akan menjadi lokasi acara ngunduh mantu Kaesang-Erina pada Minggu, 11 Desember 2022 mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Dorong Ekonomi, Volume Transaksi Merchant BRI Raih Rp67,9 Triliun
-
Siswa Non Muslim di Jogja Diperlakukan Diskriminatif Saat Pelajaran Agama, Tak Punya Ruangan Tetap
-
Perry Warjiyo Mundur dari Bank Indonesia, Ekonom Sebut Tekanan Rupiah Bakal Membesar
-
Sidang Praperadilan Memanas, Hakim Pertanyakan Dasar Kejari Tetapkan Raudi Akmal Tersangka
-
Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara