Kuliner Jogja yang terkenal setelah tayang di film adalah Gudeg Mbah Lindu. Gudeg ini memiliki cita rasa yang unik dan lezat, karena dimasak secara tradisional, di atas tungku kayu bakar.
Lauknya pun cukup beragam, mulai dari sambal goreng krecek, ayam kampung, hingga telur bacam. Selain nasi, kamu juga bisa memilih menikmati gudeg dengan bubur. Gudeg ini semakin terkenal karena sempat tayang di Netflix di film dokumenter Street Food Asia.
Bagi yang tertarik, Gudeg Mbah Lindu berjualan di Jalan Sosrowijayan, tepatnya di pos depan Hotel Grage Ramayana, kedai Gudeg Mbah Lindu selalu ramai dipadati pengunjung, yang buka sejak pukul 05.00 sampai 10.00 WIB.
Demikian informasi mengenai kuliner Jogja yang terkenal usai tayang di sebuah film. Semoga bermanfaat dan bisa menjadi referensi kuliner bagi Anda.
Kontributor : Dinar Oktarini
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat
-
Dana Desa Dipangkas untuk Kopdes Merah Putih, Banyak Lurah Takut Masuk Penjara, DIY Andalkan Danais