SuaraJogja.id - Sebuah pabrik triplek yang berada di Padukuhan Malang RT 01 RW 39 Kalurahan Caturharjo, Kapanewon Sleman, Kabupaten Sleman, terbakar pada Jumat (4/8/2023). Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Petugas pemadam kebakaran, Antok menuturkan peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekira pukul 00.45 WIB dini hari. Api yang keluar dari pabrik triplek tersebut pertama diketahui oleh masyarakat.
"Kebakaran itu diketahui oleh masyarakat sekitar yang memberitahukan kepada karyawan pabrik," kata Antok, Jumat (4/8/2023).
Disampaikan Antok bahwa kebakaran tersebut terjadi tepatnya di tempat penampungan sampah atau limbah triplek. Si jago merah kemudian menjalar ke penampungan bahan triplek.
Api juga diketahui membakar sejumlah benda di sekitarnya termasuk kabel listrik di lokasi. Petugas belum dapat memastikan penyebab utama akibat kebakaran ini.
Warga dan karyawan pabrik yang mengetahui hal tersebut langsung memberitahu pihak berwenang untuk melakukan penanganan. Tak lama para petugas langsung mendatangi lokasi kejadian untuk memadamkan api.
Setidaknya ada enam armada pemadam kebakaran yang datang ke lokasi. Dibantu oleh jajaran kepolisian serta masyarakat sekitar.
"Kerugian materiil karena bahan triplek yang terbakar, untuk nominalnya ditaksir sekitar Rp600 juta," kata dia.
Baca Juga: Aksi Peduli Sesama, Pendampingan Psikologis pada Korban Kebakaran di Legok
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Pasca Ramai Dugaan Diskriminasi Siswa, Disdikpora DIY Wajibkan Sekolah Sediakan Ruang Belajar Agama
-
Usai Menang Praperadilan, Raudi Akmal Terlihat Langsung Turun ke Masyarakat
-
Kisah Rosidah di Sumenep, UMKM Gula Merah Tumbuh Pesat Setelah Memanfaatkan KUR BRI
-
Gawat! DIY Tak Punya Anggaran Dropping Air, Empat Kabupaten Sudah Alami Kekeringan
-
Tegas! 17 SPPG di DIY Ditutup, Buntut Kasus Keracunan hingga Masalah Izin