SuaraJogja.id - Timnas Indonesia tinggal beberapa jam lagi akan menghadapi Brunei Darussalam pada leg 1 babak play-off kualifikasi Piala Dunia 2026, Kamis (12/10/2023), pukul 19.00 WIB.
Skuat Garuda menatap laga dengan optimistis untuk memenangkan laga nanti malam. Bahkan jika Indonesia bisa menang nanti malam termasuk di leg kedua, ada tiga negara yang akan menjadi korban di peringkat FIFA.
Shin Tae-yong dan kolega mengincar kemenangan untuk pertandingan kualifikasi ini. Hal itu juga dipastikan dapat menaikkan peringkat FIFA, di mana Indonesia saat ini berada di peringkat 147.
Hitung-hitungannya, Indonesia saat ini mengoleksi 1052,87 poin, mereka bisa membawa 8,66 poin ketika menang di leg 1. Jika saja menang di leg kedua saat bertandang ke Stadion Sultan Hassanal Bolkiah, Bandar Seri Begawan pada 17 Oktober 2023, jumlah poinnya menjadi 17,32.
Dengan demikian Indonesia bisa naik ke peringkat 144 FIFA, menggeser St, Kitts & Nevis (peringkat ke-146), Suriname (peringkat ke-145) dan Eswatini (peringkat ke-144).
Meski begitu, Indonesia tak bisa menganggap remeh Brunei Darussalam yang terus berkembang di bidang olahraganya, termasuk sepak bola. Meski di atas kertas Brunei kecil kemungkinan untuk menang, mereka masih memiliki kemampuan untuk mengubah keadaan.
Bukan tanpa alasan, komposisi pemain serta beberapa pemain bintang skuat Garuda tak mampu terjun total pada laga nanti malam.
Nama seperti Jordi Amat yang berposisi bek, dipastikan tak membela tim. Ditambah lagi, Marselino Ferdinan hingga Rafael Struick juga absen ketika Indonesia bertanding nanti malam.
Shin Tae-yong sendiri masih optimistis jika skuat asuhannya mampu bermain baik dalam laga tersebut. Sejumlah strategi disiapkan, termasuk celah mana saja yang mampu dimanfaatkan untuk menggulingkan Brunei Darussalam.
"Saya tahu lawan pasti akan lebih bertahan dulu sebelum melakukan serangan balik. Kami juga tak ingin kebobolan. Tentu kami akan semaksimal mungkin dalam pertandingan nanti," terang Shin Tae-yong.
Berita Terkait
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Luky Alfirman Jadi Wamenkeu, Pengamat: Bisa Jadi Akal-akalan Amankan Jalan Politik 2029
-
Kasus Bolosego Alkid Dinyatakan Bukan Pemerasan, Lalu Mengapa Ada Polisi Diproses Propam?
-
Isu Ijazah Gibran Disinyalir Tutupi Riuhnya Reshuffle Kabinet, Pengamat UngkapPermainan Politik
-
Mutasi 88 Perwira Belum Cukup! JPW Minta Kapolri Baru Sikat Habis Masalah Sampai ke Polsek
-
Pilur Serentak Bantul Digelar Besok, 15 TPS Dipetakan Rawan hingga Sangat Rawan