SuaraJogja.id - Calon Presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo kembali bertandang ke rumah seniman sekaligus budayawan Yogyakarta, Butet Kartaredjasa di Bantul, Sabtu (17/2/2024). Berbeda dengan kunjungan-kunjungan sebelumnya, kali ini Ganjar datang bersama istri Siti Atikoh.
Sedangkan putranya Alam Ganjar tidak terlihat ikut mendampingi dalam rombongan. Kedatangan Ganjar dan Atikoh langsung disambut hangat oleh Butet dan keluarga serta sejumlah seniman lain yang sudah berkumpul lebih dulu.
Di antaranya Marwoto Kawer, Sri Krishna 'Encik', Agus Noor, Putu Sutawijayadan dan beberapa seniman lain. Ganjar sendiri tiba di kediaman Butet pada pukul 13.24 WIB.
"Sorry yo, telat 20 menit," kata Ganjar kepada Butet.
"Rapopo capres lemes ki," balas Butet.
"Ah opo kui [lemes] ora yo," timpal Ganjar sambil berjalan masuk.
Ada hal menarik yang terlihat dari outfit Ganjar Pranowo. Mengenakan kemeja putih, ada tulisan Good Luck berwarna biru, yang berarti semoga beruntung. Tentu di tengah momen penghitungan suara oleh KPU RI ini aktivitas capres-cawapres masih menarik untuk dibahas.
Tidak ada keterangan khusus pakaian putih Ganjar yang bertulis Good Luck berwarna biru tersebut. Baik Ganjar dan Butet sempat bersenda gurau ketika bertemu. Mereka langsung menuju ruang tengah. Butet menjelaskan beberapa karya lukis yang terpasang di rumahnya kepada Ganjar dan Atikoh.
Tanpa berbasa-basi lebih lanjut mereka bersama dengan tamu-tamu yang sudah menunggu langsung mengambil makanan yang telah disediakan. Mereka lantas duduk bersama di meja makan dan menyantap sajian siang.
Menu yang dihidangkan pun beragam, mulai dari sate klathak, tongseng hingga balungan.
Sebagai informasi, Ganjar sendiri sudah beberapa kali berkunjung ke rumah Butet di Bantul. Mulai saat belum ditunjuk sebagai capres hingga setelah penunjukan resmi menjadi capres nomor urut tiga.
Berita Terkait
-
Bolosego dan Kusutnya Alkid Yogyakarta: Ketika Izin Berjualan Tak Menjamin Bebas Pungutan Liar
-
Niti Rumat: Ketika Kurator Seni Rupa Tak Hanya Pameran, tapi Juga Merawat Sejarah
-
Soal Gugatan Ijazah Gibran di MK, Ganjar: Kita Tunggu Saja Prosesnya
-
Sebagai Alumni Tak Terima GMNI Dicap Underbow PKI, Ganjar: Itu Tidak Betul, Segera Koreksi!
-
Kronologi Penonaktifan Dosen ISI Yogyakarta Terkait Dugaan Kasus Kekerasan Seksual
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan
- Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Honda DBL Jogja 2026 Dimulai: Sensasi Riding Test dan Peluang Bawa Pulang New Honda BeAT
-
Influenza A Terdeteksi di DIY, 24 Kasus Muncul, Sekolah Belum Diliburkan
-
Pestapora 2026 Siap Makin Meriah, BRImo Bawa Program Spesial
-
Cak Nun hingga Eross Sheila on 7, Jejak 77 Tahun MUHI Yogyakarta Diabadikan dalam Buku
-
Wishlist Steam Menumpuk? Ini 5 Cara Menyiasati Musim Diskon Besar