SuaraJogja.id - Kecelakaan lalu lintas yang memakan korban kembali terjadi di kawasan Kabupaten Sleman. Laka lantas tunggal yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia itu melibatkan seorang pengendara sepeda motor.
Kasatlantas Polresta Sleman Kompol Andhies Fitriya Utomo menuturkan kecelakaan lalu lintas itu terjadi pada Sabtu (24/2/2024) sekira pukul 15.15 WIB. Laka tunggal itu terjadi di Jalan Padjadjaran tepatnya di depan angkringan Taqwa, Pugeran Maguwoharjo, Depok, Sleman.
Disampaikan Andhies, peristiwa itu bermula saat pengendara sepeda motor honda vario bernomor polisi AB 4407 XE melaju dari arah barat. Saat itu yang bersangkutan hendak menuju ke arah timur dengan melalui jalur lambat.
Ketika berkendara itu, diduga pengemudi kurang konsentrasi. Hal ini membuatnya sempat oleng dan membentur pembatas jalan.
"Kendaraan yang dikemudikannya oleng ke kanan dan membentur pembatas jalan dan terjatuh. Sehingga mengakibatkan terjadinya laka lantas," kata Andhies, Sabtu sore.
Berdasarkan pemeriksaan dari kepolisian, pengendara sepeda motor itu merupakan pria berinisial KR (53) warga Tamanmartani, Kalasan, Sleman. Nahas nyawanya tidak tertolong akibat mengalami kecelakaan tunggal tersebut.
"Korban meninggal dalam kejadian merupakan pengendara sepeda motor tersebut," ucapnya.
Selain mengakibatkan pengendara sepeda motor itu meninggal dunia di lokasi kejadian. Kecelakaan itu juga menyebabkan kerusakan pada kendaraan korban.
"Akibat kejadian, sepeda motor mengalami kerusakan slebor depan pecah, lampu depan pecah, hendel rem bengkok, dan spion pecah," tuturnya.
Kasus ini sudah langsung ditangani oleh jajaran Satlantas Polresta Sleman. Termasuk mengevakuasi korban untuk dibawa ke rumah sakit.
Berita Terkait
-
Kecelakaan Truk di Cawang Bikin Macet Parah, 15 Rute Transjakarta Kena Dampak
-
Trafik Internet JogjaSolo Tumbuh 17 Persen Sleman Catat Kenaikan Tertinggi
-
Jelang Persebaya vs PSS Sleman, Bonek Punya Misi Kemanusiaan untuk Korban Karhutla
-
Dukungan Dana Bergulir LPDB Koperasi Topang KDKMP Tamanmartani Tetap Eksis dan Berkembang
-
Baru Dilantik, Kapolresta Sleman Dimutasi Kurang dari 24 Jam, JPW: Bisa Masuk MURI
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Bedak Marcks Bisa Buat Apa Aja? Ini 3 Kegunaannya untuk Rawat Kulit Wajah
- 4 Body Lotion Malam untuk Mencerahkan dan Melembapkan, Bikin Kulit Lebih Glowing
Pilihan
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
Terkini
-
Untuk Kedua Kalinya, SMPN 3 Panggang Jadi Lokasi Program Beasiswa dan Bantuan Pendidikan
-
Rp1,17 Miliar untuk Poles Fasad Malioboro, Sejarah dan Ekonomi Warga Diklaim Tak Tersisih
-
Duit Sudah Disetor, Perekrut Menghilang, Calon Pekerja Migran di DIY Jadi Korban
-
Konsumsi Ayam dan Telur RI Masih Terendah di ASEAN, Ini Penyebab Utama Peternak Menjerit
-
Inklusi Keuangan DIY Capai 98,74 Persen, OJK Waspadai Gap Literasi Masyarakat