SuaraJogja.id - Di tengah sidang sengketa pemilihan presiden (pilpres) di Mahkamah Konstitusi (MK), mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkopolhukam) sekaligus cawapres nomor urut 03, Mahfud MD mengingatkan agar Idul Fitri 1445 Hijriyah kali jadi momen saling memaafkan. Kotbah bertema "Meraih Fitrah Kembali, Merekonstruksi Peradaban Umat Islam" ini disampaikan Mahfud saat bertindak sebagai khatib dalam salat Id di lapangan GSP UGM, Rabu (10/4/2024).
"Kita masuk ke dalam tradisi saling memaafkan di antara sesama anak bangsa, dalam bekerja membangun Indonesia dan membangun peradaban yang lebih baik, baik dalam bidang politik, sosial, ekonomi, termasuk di dalamnya ilmu pengetahuan dan teknologi," paparnya.
Menurut Mahfud, saling memaafkan antarmanusia menjadi bagian mensucikan diri setelah menjalankan ibadah berpuasa selama Bulan Ramadan. Dengan demikian diharapkan Indonesia bisa lebih baik.
Filosofi inilah kemudian memunculkan tradisi saling meminta maaf antar manusia. Hal ini banyak dilaksanakan masyarakat di berbagai daerah. Usai melaksanakan salat Id, masyarakat akan saling mengunjungi dan melaksanakan tradisi saling meminta maaf.
"Filosofi puasa menyucikan diri. Tapi menyucikan diri sejalur belum diklasifikasi ke orang lain kepada orang secara langsung," tandasnya.
Mahfud menyebutkan, pentingnya saling meminta dan memaafkan antarmanusia dalam momen Lebaran kali ini. Pemberian maaf dari orang-orang yang terlanggar hak-haknya turut berpengaruh dalam hisab di hari akhir nanti.
"Tapi menyucikan diri itu sejauh belum diklarifikasi ke orang-orang lain yang secara langsung hak-haknya dilanggar itu tidak akan terhapus. Maka kita masuk ke tradisi, yaitu saling meminta maaf," paparnya.
Mahfud menambahkan, saat ini ilmu pengetahuan berkembang dan bisa digunakan demi kemaslahatan umat masa kini. Bahkan ilmu pengetahuan itu juga tidak lepas dari campur tangan ilmuwan-ilmuwan Muslim di beberapa abad lalu.
Karenanya perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan tidak boleh netral. Namun harus memihak untuk keselamatan umat manusia.
Baca Juga: Padamkan Kegaduhan Pasca Pemilu, UGM Undang Mahfud MD jadi Khatib Idul Fitri
"Makanya saya di kampus. Semoga Indonesia bisa menatap masa depan lebih baik dengan persatuan," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
YOGYAKOMTEK 2026 Resmi Dibuka, Pameran Komputer Terbesar di DIY
-
Honda DBL Jogja 2026 Dimulai: Sensasi Riding Test dan Peluang Bawa Pulang New Honda BeAT
-
Influenza A Terdeteksi di DIY, 24 Kasus Muncul, Sekolah Belum Diliburkan
-
Pestapora 2026 Siap Makin Meriah, BRImo Bawa Program Spesial
-
Cak Nun hingga Eross Sheila on 7, Jejak 77 Tahun MUHI Yogyakarta Diabadikan dalam Buku