- Seorang bocah 10 tahun bernama Abhipraya menyerahkan trenggiling ke BKSDA Yogyakarta pada Selasa (9/12/2025).
- Trenggiling itu ditemukan saudaranya di Jembatan Sungai Blongkeng, Sleman, pada Minggu (7/12/2025) dan sempat akan dijual.
- BKSDA Yogyakarta menyatakan trenggiling dalam kondisi baik dan akan diperiksa sebelum rencana translokasi atau pelepasliaran.
SuaraJogja.id - Seorang bocah berusia 10 tahun di Cebongan, Sleman menunjukkan kepedulian terhadap satwa liar. Bocah bernama Abhipraya itu memilih menyerahkan seekor trenggiling ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Yogyakarta usai diberikan oleh saudaranya.
Awalnya trenggiling itu ditemukan saudaranya di sebuah pohon di pinggir Jembatan Sungai Blongkeng, Srumbung, pada Minggu (7/12/2025) kemarin.
Abhi bercerita bahwa hewan itu dibawa pulang oleh saudaranya. Ia kemudian diberitahu saudaranya tersebut terkait penemuan trenggiling.
"Aku memang suka hewan, terus penasaran pengen lihat trenggiling itu ke sana. Awalnya tuh mau dijual sama om tapi belum jadi," kata Abhi, saat dikonfirmasi, Rabu (10/12/2025).
Setelah melihat trenggiling itu, Abhi yang punya rasa ingin tahu tinggi kemudian mencari tahu soal satwa tersebut. Ternyata ditemukan informasi bahwa trenggiling merupakan satwa yang dilindungi.
"Cari tahu di internet terus tanya bapak ibu ternyata [trenggiling] hewan dilindungi," ucapnya.
Ia sempat ingin melepasliarkan kembali saja trenggiling itu. Namun Abhi merasa kasihan dan khawatir hewan itu akan diburu jika dilepaskan begitu saja.
Abhi lantas bertanya kepada keluarganya terkait nasib trenggiling itu. Berdasarkan saran dari tantenya, trenggiling itu lebih baik diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Yogyakarta.
Abhi akhirnya setuju dan membawa satwa tersebut ke BKSDA Yogyakarta.
Baca Juga: Donny Warmerdam Akhirnya Kembali Berlatih Usai Lama Absen karena Cedera
"Iya dikasih ke petugas [BKSDA Yogyakarta]," ucapnya.
Sementara itu, BKSDA Yogyakarta mengonfirmasi adanya penyerahan trenggiling tersebut. Penyerahan itu dilakukan pada Selasa (9/12/2025).
Kepala BKSDA Yogyakarta, Dyah Sulistyari, mengatakan pihaknya sudah menerima laporan terkait satwa tersebut dan memastikan kondisinya dalam keadaan baik.
Kendati demikian pihaknya mengaku belum mendapatkan data detail mengenai berat dan kondisi fisik lainnya. Saat ini pemeriksaan masih dilangsungkan.
Disampaikan Dyah bahwa trenggiling kini berada di Unit Penitipan Satwa (UPS) Bunder untuk diperiksa kesehatannya sebelum ditentukan langkah selanjutnya.
"Sementara kami cek kesehatannya di unit penitipan satwa sementara kami di Bunder, untuk kemudian setelah sehat, terus kita akan lakukan translokasi atau pelepasliaran," kata Dyah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Dorong Ekonomi, Volume Transaksi Merchant BRI Raih Rp67,9 Triliun
-
Siswa Non Muslim di Jogja Diperlakukan Diskriminatif Saat Pelajaran Agama, Tak Punya Ruangan Tetap
-
Perry Warjiyo Mundur dari Bank Indonesia, Ekonom Sebut Tekanan Rupiah Bakal Membesar
-
Sidang Praperadilan Memanas, Hakim Pertanyakan Dasar Kejari Tetapkan Raudi Akmal Tersangka
-
Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara