SuaraJogja.id - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mencatat capaian positif dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Adapun, sebagian besar penyalurannya mengalir ke sektor produksi. Fokus ini sejalan dengan Asta Cita, khususnya pada pilar penguatan ekonomi rakyat. Tercatat, sepanjang tahun 2025, BRI berhasil menyalurkan KUR sebesar Rp178,08 triliun kepada 3,8 juta debitur.
Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menegaskan bahwa BRI senantiasa berkomitmen mendukung program prioritas pemerintah, terutama pada sektor-sektor produktif. Hal ini tercermin lebih dari 60% penyaluran kredit BRI diarahkan kepada usaha yang mendorong penyerapan tenaga kerja dan memperkuat ketahanan pangan.
“BRI terus berupaya mendorong pertumbuhan sektor UMKM agar tetap sehat dan berkelanjutan sebagai tulang punggung perekonomian nasional. BRI pun menyalurkan pembiayaan KUR disertai dengan pendampingan, sehingga pelaku usaha tidak hanya memperoleh akses permodalan, tetapi juga kapasitas usaha yang semakin kuat sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Akhmad Purwakajaya.
Dilihat dari sektor ekonomi, penyaluran KUR BRI tetap didominasi oleh sektor produksi, yang mencakup pertanian, perikanan, industri pengolahan, dan jasa lainnya, dengan porsi sebesar 64,49% dari total penyaluran KUR BRI. Sektor pertanian menjadi kontributor utama dengan pembiayaan mencapai Rp80,09 triliun atau setara 44,97%, dari keseluruhan KUR yang telah disalurkan BRI. Capaian ini merefleksikan komitmen BRI dalam memperkuat sektor riil.
Sebagai bank penyalur KUR terbesar di Indonesia, BRI pun memastikan pemberian KUR dilakukan secara prudent, transparan dan akuntabel, sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta dapat dipertanggungjawabkan. Hal ini dikarenakan KUR merupakan kredit yang 100% bersumber dari dana bank, atau menggunakan dana perbankan yang berasal dari penghimpunan dana masyarakat, sehingga kualitas kreditnya harus terjaga dengan baik.
Diketahui, penyaluran KUR BRI terhadap sebaran rumah tangga juga secara konsisten meningkat dari tahun ke tahun. Hingga Desember 2025, sekitar 18 dari setiap 100 rumah tangga tercatat telah mengakses fasilitas KUR BRI. Angka ini meningkat dibandingkan jangkauan KUR BRI pada tahun 2023 dan 2024 yang mencapai 15 rumah tangga dan 17 rumah tangga. Secara kumulatif, sejak tahun 2015 hingga akhir Desember 2025, BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp1.435 triliun kepada 46,4 juta penerima.***
Berita Terkait
-
KDMP Berpeluang Ekspor, Tapi Belum Jadi Prioritas
-
Ekonomi Digital RI Diproyeksi Capai 340 Miliar USD di 2030, UMKM Mulai Ikut Andil
-
Dana Kelolaan Tumbuh 46%, Bukti Layanan Wealth Management BRI Makin Dipercaya
-
Cara Dapat Saldo Emas Gratis dari BRI Terbaru 2026
-
Promo J.CO, Makan Sepuasnya Dapat Diskon 50% dari BRI
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
Pilihan
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
Terkini
-
Medsos Jadi Etalase Bisnis Konten Seksual, Perhatian Penonton Bisa Dikomodifikasi
-
BRI Private Berikan Akses Premium Medical Check Up untuk Nasabah
-
Kuliah Gratis PTN Didorong, Akademisi Ingatkan Jangan Sampai PTS Kehilangan Mahasiswa
-
BRI inFrame 2026, Saat Fotografi Mengisahkan Perjalanan Ekonomi Kerakyatan Indonesia
-
6 Fasilitas Kereta Kelas Luxury yang Membuat Perjalanan Berbeda