SuaraJogja.id - SARGA.CO, perusahaan promotor olah raga berkuda pertama dan satu-satunya di Indonesia, siap membuka musim baru Indonesia’s Horse Racing (IHR), signature series pacuan kuda tingkat nasional yang dipromotori oleh SARGA.CO bekerjasama dengan PP PORDASI. IHR 2026 akan dibuka dengan gelaran Jateng Derby 2026, Minggu 15 Februari 2026 di Gelanggang Pacuan Kuda Tegalwaton, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. 169 kuda pacu terbaik Indonesia akan bertarung dalam 18 kelas, memperebutkan total hadiah hampir Rp500 juta.
Jateng Derby 2026 akan menjadi seri pertama dari delapan seri kejuaraan dalam kalender IHR 2026. Mengambil tema “Race for the Global Stage”, IHR 2026 diselenggarakan dengan semangat membangkitkan kembali pacuan kuda Indonesia sebagai sportainment modern, diminati lintas generasi, serta mampu bersaing dan berbicara di panggung dunia.
Co-Founder & CEO SARGA.CO Aseanto Oudang mengatakan, “Kolaborasi SARGA.CO dan PP PORDASI dengan bangga mempersembahkan Indonesia’s Horse Racing (IHR)2026 Race for the Global Stage yang akan dibuka oleh Jateng Derby 2026 pada akhir minggu ini. Dengan menyelenggarakan kejuaraan pembuka dan tujuh seri berikutnya, SARGA.CO menegaskan kembali komitmen untuk membangkitkan tradisi dan olahraga pacuan kuda Indonesia semakin profesional, berprestasi, dan memenuhi standar internasional."
Kuda-kuda peserta Jateng Derby 2026 berasal dari 12 provinsi di Indonesia yaitu Sumatera Barat, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Bali, dan Nusa Tenggara Timur. Sejumlah kuda terbaik ex-derby dan peraih prestasi dari musim sebelumnya akan ikut berlaga di kelas-kelas paling bergengsi Jateng Derby 2026.
Jateng Derby 2026 sendiri telah memecahkan rekor dengan jumlah pendaftaran yang mencapai 244 kuda. Untuk mengakomodir antusiasme ini, PP PORDASI menggelar pre- IHR race pada Sabtu 14 Februari 2026, mempertandingkan lima kelas yang diikuti total 43 kuda.
“Kami melihat antusiasme yang begitu tinggi dari para horse owner dan stable untuk mengikutsertakan kuda kudanya dalam IHR Jateng Derby 2026. Bagi kami, hal ini menunjukkan peningkatan nilai pacuan kuda sebagai sebuah tradisi dan olahraga yang patut dikembangkan bersama-sama seluruh pemangku kepentingan. Harapan kami adalah melihat lahirnya bintang dan prestasi baru dalam olahraga ini, yang akan membawa pacuan kuda Indonesia semakin dikenal di tanah air dan di mata dunia,” tambah Aseanto.
Sebanyak 18 kelas yang dipertandingkan pada IHR Jateng Derby 2026 mencakup 10 kelas kelompok umur sebagai pacuan utama dan 8 kelas kelompok ketinggian. Kelas kelompok umur terdiri dari Kelas 3 Tahun Derby Div. I dan Div. II 1.600 meter, Kelas 3 Tahun Remaja Div. I dan Div. II 1.400 meter, Kelas 2 Tahun Pemula 1.000 meter, Kelas 2 Tahun Perdana A/B 1.000 meter, Kelas 2 Tahun Perdana C/D 800 meter, Kelas 2 Tahun Perdana KPI 1.000 meter, serta Kelas THB INA dan THB Luar Negeri 1.600 meter.
Sementara kelompok ketinggian mempertandingkan Kelas Terbuka 2.000 meter, Kelas Terbuka Sprint 1.300 meter, Kelas C 1.600 meter, Kelas C Sprint 1.100 meter, Kelas D 1.400 meter, Kelas D Sprint 1.000 meter, Kelas E 1.200 meter, dan Kelas F 1.000 meter.
Kelas kelompok umur akan menjadi kelas yang menarik untuk disaksikan, khususnya Kelas 3 Tahun, karena akan diikuti kuda-kuda baru yang resmi memasuki musim sebagai kuda derby (kuda usia 3 tahun). Dua kelas paling bergengsi untuk kelas 3 Tahun adalah Kelas 3 Tahun Derby Div. I yang berhadiah Rp100 juta dan Kelas 3 Tahun Remaja Div. dengan hadiah Rp50 juta. Kelas bergengsi lainnya adalah Kelas Terbuka 2.000 meter dengan hadiah Rp50 juta.
Baca Juga: Rp6 Miliar Diperebutkan, Inilah Pemenang Utama IHR Piala Raja Hamengku Buwono X 2025 di Jogja
Kelas ini juga akan menjadi pertarungan yang menarik karena mempertemukan kuda-kuda ex-derby 2025 seperti Romantic Spartan, Romeo Berjaya, dan Kashmir Pararaja, dengan kuda-kuda pemenang piala-piala bergengsi di IHR 2025 seperti Naga Sembilan (Star of Stars 2025) dan Triple SS (Piala Raja Hamengku Buwono X 2025).
Sebagai sebuah sportainment, IHR Jateng Derby 2026 tidak hanya menyajikan pertarungan antar kuda pacu dan joki terbaik, tetapi juga hiburan dalam ragam dimensi. Menutup pertandingan, penonton akan dihibur dengan penampilan Ndarboy, musisi kenamaan Indonesia yang terkenal karena memadukan genre musik tradisional dengan sentuhan modern dan memiliki penggemar sampai luar negeri.
VP Marketing & Operation SARGA.CO Kevin Jonathan Van Houten menjelaskan, “Penampilan Ndarboy dapat dinikmati oleh seluruh penonton dan pengunjung gelanggang tanpa perlu membeli tiket masuk. Khusus untuk penonton tribun, tersedia promo tiket, berupa potongan harga bagi mereka yang menggunakan dress code tertentu dan hadiah menarik. Penonton juga memperoleh kesempatan untuk memenangkan hadiah dengan mengikuti fun games interaktif berbasis online sepanjang balapan berlangsung.”
SARGA.CO menyediakan tiket tribun seharga Rp75.000. Selain menonton langsung di Gelanggang Pacuan Kuda Tegalwaton, IHR Jateng Derby 2026 dapat disaksikan melalui TVRI Sport dan Vidio, serta kanal Youtube Sarga.co, Kompas TV, Metro TV, TV One, dan TVRI Sport HD. IHR Jateng Derby 2026 didukung oleh Arsari Tambang, JHL, dan JAPFA. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Cara PIMPASA Imigrasi Yogyakarta Cegah Perdagangan Orang Lewat Pangan dan Wayang
-
Direproduksi Antar Generasi, 200 Lebih Kasus Bullying Terjadi di Kota Jogja
-
Warganet Khawatir Girder Tol Jogja-Solo Rawan Roboh, Kontraktor Beri Penjelasan
-
Kasus Keracunan MBG Berulang di Jogja, Orang Tua Unjukrasa Desak Proses Hukum SPPG
-
Gandeng Ndarboy dan Happy Asmara, Film Musikal 'Cidro Asmoro' Siap Gebrak Bioskop 2026!