SuaraJogja.id - Royal Ambarrukmo Yogyakarta, sebuah hotel bintang 5 yang terkenal dengan adanya kompleks Pesanggrahan Kedhaton Ambarrukmo. Dahulu, area Pesanggrahan Kedhaton Ambarrukmo ini bernama Jenu, sebuah kebun kerajaan pada masa pemerintahan Sultan Hamengku Buwono II dan terdapat bangunan pendopo kecil. Kemudian, pada masa pemerintahan Sultan Hamengku Buwono V, dilakukan renovasi dengan membangun sedikit lebih besar pendopo kecil tersebut, lambat laun Jenu beralih fungsi menjadi Pesanggrahan Harja Purna, yang digunakan sebagai tempat Sri Sultan untuk menyambut para tamu kehormatan. Hingga akhirnya pada masa pemerintahan Sri Sultan Hamengku Buwono VII, Pesanggrahan Harja Purna berubah nama atau salin asma menjadi Pesanggrahan Ambarrukmo.
Tidak hanya tempat saja, Royal Ambarrukmo Yogyakarta juga menawarkan paket-paket dining experience tradisional bertajuk Royal Moments, salah satunya adalah Patehan.
Patehan merupakan acara minum teh ala Raja yang sampai sekarang masih diselenggarakan di Kraton Kasultanan Yogyakarta. Sebelum memulai Patehan, para tamu akan berganti baju terlebih dahulu menggunakan busana tradisional Jawa. Setelah itu, para tamu dapat menikmati mini tour di area kompleks Kedhaton Ambarrukmo didampingi oleh Abdi Dalem Juru Kunci dan narator. Para tamu akan mendengarkan secara langsung mengenai sejarah serta filosofi dari 7 area Kedhaton Ambarrukmo. Setelah itu, prosesi Patehan pun dimulai. Dengan bersila (untuk pria) dan timpuh (untuk wanita) baik di Gadri ataupun Pendopo, tamu akan menyaksikan prosesi arak-arakan atau Kirab Patehan.
Pada prosesi ini, sajian Patehan dibawakan oleh paraga yang berpakaian seperti Abdi Dalem. Para paraga ini tidak hanya membawa sajian saja, namun salah satunya juga membawa Songsong, sebuah payung kuning yang digunakan untuk memayungi Klemuk, wadah untuk teh spesial Patehan. Warna kuning pada Songsong melambangkan sebuah kekuasaan.
Setelah itu, paraga akan berbaris dan menyambut para tamu. Dilanjutkan dengan paraga berjalan dengan cara jongkok atau laku dodok dengan nampan sajian yang diangkat sejajar dengan kepala. Hal ini merupakan sebuah uangkapan menghormati tamu. Sembari melihat prosesi tersebut, para tamu juga dapat mendengarkan penjelasan mengenai filosofi Patehan serta hidangan yang akan disantap dari narrator.
Teh yang dihidangkan merupakan teh tradisional yang diramu menggunakan air dari sumur yang terletak di Pesanggrahan Kedhaton Ambarrukmo. Ramuan Teh Jawa ini memiliki rasa yang lebih kuat (sepet & harum) dan lebih kental. Kudapan utama yang dihidangkan sebagai pelengkap teh adalah Sanggabuwana dan Dadar Gulung sebagai hidangan pokok. Sedangkan untuk mekanan pendamping berupa jajanan tradisional seperti Kelepon, Wadjik, Jadah, Semar Mendem, Criping Telo, Lupis dan sebagainya.
Sanggabuwana merupakan salah satu hasil dari akulturasi budaya Eropa dan Jawa. Ketika itu Sanggabuwana hanya dapat dinikmati oleh kalangan bangsawan. Makna filosofi dari hidangan ini adalah semua manusia harus turut melestarikan dunia untuk menjadi tempat yang damai/bersama menyangga kestabilan dunia. Perpaduan lembutnya soft choux dengan daging cincang yang dibumbui rempah-rempah yang kuat, telur, acar, selada, serta saus mayonnaise khas Jawa.
Dadar Gulung diadaptasi dari pancake yang berasal dari Eropa. Kulit dari Dadar Gulung terbuat dari tepung dan pandan, sehingga memiliki warna hijau yang cerah. Dipadukan dengan kelapa parut dan gula jawa sebagai isiannya. Memberikan rasa yang manis dengan sedikit gurih.
Patehan merupakan dining package yang tidak hanya menawarkan hidangan penuh makna saja, namun juga menawarkan pengalaman edukasi mengenai sejarah dan budaya. Mengenal lebih dalam mengenai legasi kebudayaan Jawa khususnya Yogyakarta serta menikmati secara langsung sensasi minum teh ala Raja. Patehan dapat dinikmati dengan harga IDR 250.000 nett per pax, dengan minimum pemesanan 4 pax.
Baca Juga: Gleams of Wonderland: Rayakan Tahun Baru 2024 di Magical Forest Royal Ambarrukmo Yogyakarta
Untuk informasi dan pemesanan dapat menghubungi FB Sales melalui WhatsApp di +62 821-3630-4848 atau via telepon di (0274) 488 488. Informasi mengenai paket-paket lainnya juga dapat dilihat di Instagram @royalambarrukmo dan website royalambarrukmo.com.
Berita Terkait
-
Okupansi Hotel Tak Maksimal saat Libur Lebaran, Wakil Wali Kota Jogja Ungkap Penyebabnya
-
Duh! Serbuan Pemudik ke Jogja Tak Buat Okupansi Hotel Capai Target, Penginapan IlegalJadi Sorotan
-
Royal Ambarrukmo Hadirkan 'Kampoeng Ramadhan Ambarrukmo' dengan Menu Buka Puasa Spesial
-
Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta Rayakan Ulang Tahun ke-2 dengan Menggelar Berbagai Kegiatan
-
Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta Gelar Fun Kids Swimming Competition
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
DIY Masuk Periode Kekeringan Berkepanjangan, Tiga Kabupaten Dibayangi Kebakaran
-
Raih Ekstra 27.000 GarudaMiles dari Transaksi dengan BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas
-
Kemarau Diprediksi hingga Desember, Kulon Progo Perpanjang Siaga Kekeringan
-
Cara PIMPASA Imigrasi Yogyakarta Cegah Perdagangan Orang Lewat Pangan dan Wayang
-
Direproduksi Antar Generasi, 200 Lebih Kasus Bullying Terjadi di Kota Jogja