SuaraJogja.id - Sebagai salah satu bentuk komitmen dan tanggung jawab sosial perusahaan, jaringan Swiss-Belhotel International wilayah Yogyakarta & Solo mengadakan aksi sosial dengan Rifka Annisa. Rifka Annisa merupakan women crisis center di Yogyakarta yang menyediakan layanan pendampingan psikologis, psikososial, hukum dan juga home shelter untuk para perempuan dan anak-anak yang mengalami tindakan kekerasan. Digelar pada tanggal 22 April 2026 di kantor utama Rifka Annisa, acara ini juga merupakan bentuk peringatan Hari Kartini, pengingat terhadap emansipasi wanita.
Aksi sosial ini dihadiri oleh para General Manager dan beberapa staff perwakilan hotel yaitu Elwas Suwarno (General Manager Swiss-Belhotel Solo), I Made Sudana (Hotel Manager Zest Parangraja Solo), Denny Jatnika (General Manager Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta), Sekar Ayu Ratri Ningrum (Hotel Manager Swiss-Belexpress Yogyakarta), serta Budi Iswanto (General Manager In-Charge Swiss-Belboutique Yogyakarta). Selain itu, turut juga hadir para staff Rifka Annisa dan beberapa penyintas. Dimulai dari pemberian sambutan secara bergantian oleh para General Manager, kemudian dilanjutkan dengan sesi perkenalan lembaga oleh Rifka Annisa, lalu dilanjut dengan pemberian donasi kepada 3 perempuan penyintas yang pernah didampingi oleh Rifka Annisa. Bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi modal usaha bagi para penyintas. Acara kemudian ditutup dengan pemberian pelatihan towel art untuk para staff Rifka Annisa yang juga memiliki usaha guest house.
Denny Jatnika, selaku General Manager Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta menyampaikan, “Selama ini, kami telah berkomitmen untuk memberikan kontribusi positif kepada masyarakat. Hari ini, kami hadir di Rifka Annisa Women Crisis Center berharap dapat menjadi bagian dalam proses pemberdayaan perempuan."
Melalui acara aksi sosial peringatan Hari Kartini ini, jaringan Swiss-Belhotel International wilayah Yogyakarta dan Solo telah mewujudkan langkah konkrit dalam mendukungemansipasi dan kemandirian. Swiss-Belhotel International berkomitmen untuk terus konsisten dalam menjalankan program tanggung jawab sosial yang berdampak berkelanjutan bagi masyarakat.
Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta adalah hotel bintang empat yang dikelola oleh jaringan hotel terkemuka Swiss-Belhotel International dan merupakan salah satu hotel berstandar internasional. Didirikan di Kabupaten Kulon Progo dan memiliki 166 kamar, dilengkapi berbagai fasilitas berstandar internasional, 7 menit perjalanan ke Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), restoran, lobby, lounge, ruang pertemuan, rooftop pool,rooftop lounge dengan pemandangan langsung mengarah ke hamparan sawah dan Pegunungan Menoreh.***
Berita Terkait
-
Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta Persembahkan "Iftar Ramadan" untuk Kebersamaan Berbuka Puasa
-
Setetes Darah, Berjuta Harapan Bersama Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta
-
Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta Rayakan Ulang Tahun ke-2 dengan Menggelar Berbagai Kegiatan
-
Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta Gelar Fun Kids Swimming Competition
-
Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta Siapkan Berbagai Promo Spesial Sambut Tahun Baru 2026
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
Terkini
-
4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang
-
Jogja Disesaki Ratusan Kampus, Tapi Tambang Ide Belum Banyak Terserap Masyarakat
-
11 Bangunan Lama Diratakan dengan Tanah, Wajah Stasiun Lempuyangan Mulai Diubah
-
Perkuat Portofolio, BRI Wealth Management Ungkap Strategi Diversifikasi Investasi Syariah
-
Hanung Bramantyo Bawa Sejarah Kelam 1965 Lewat Film Horor Lobang Buaya, Berharap Buka Ruang Diskusi