- Ribuan mahasiswa dari berbagai kampus di Yogyakarta menggelar demonstrasi mengevaluasi dua tahun pemerintahan pada Selasa, 20 Oktober 2026.
- Pimpinan UII dan UMY memberikan dukungan penuh berupa pelonggaran izin kuliah untuk memfasilitasi kebebasan berpendapat mahasiswa.
- Dosen turut dikerahkan mengawal aksi damai agar mahasiswa dapat melatih nalar kritis secara kondusif dan tertib.
SuaraJogja.id - Gelombang aksi demonstrasi mengevaluasi dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka digelar ribuan mahasiswa dari berbagai kampus di Yogyakarta pada Selasa (20/10/2026).
Aksi tersebut bahkan turut didukung oleh sejumlah kampus. Misalnya saja dari pimpinan Universitas Islam Indonesia (UII) dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang memberikan dukungan penuh lewat pelonggaran izin kuliah bagi mahasiswa yang turun ke jalan.
Langkah ini diambil kampus sebagai bentuk dukungan atas kebebasan berpendapat dan pengembangan nalar kritis mahasiswa. Pihak rektorat memandang aksi demonstrasi isu kebangsaan, seperti penegakan hukum, ekonomi, hingga pemberantasan korupsi ini sebagai bagian dari proses pembelajaran di luar kelas.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Keislaman, dan Alumni UII, Nurjihad, menegaskan bahwa kampus memberikan ruang penuh bagi aksi damai tersebut.
"Jadi UII memberikan ruang bagi mahasiswa di luar kelas ya untuk mengkritisi, menyampaikan masukan-masukan terkait dengan kepentingan republik ini," kata Nurjihad.
Nurjihad memperkirakan partisipasi mahasiswa UII mencapai lebih dari 1.000 orang lintas fakultas. Untuk memastikan penyampaian aspirasi berjalan kondusif, sejumlah dosen dan tenaga kependidikan turut diterjunkan mengawal massa di lapangan.
"Jadi kita menghimbau agar para dosen memfasilitasi, mengakomodir ya kegiatan ini. Sehingga memberikan pelonggaran terkait dengan perizinan karena ini juga bagian dari proses pembelajaran di ruang atau di luar kelas," tegasnya.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Pengembangan, Kemahasiswaan, dan AIK UMY, Faris Al-Fadhat, menyatakan surat izin resmi telah disebar ke seluruh dekanat dan program studi untuk mengakomodasi mahasiswa yang bergabung dalam aksi gabungan BEM dan ormawa.
"Dalam setiap kegiatan ataupun aksi, kami dari pihak kampus selalu mendukung mereka, termasuk juga aksi hari ini. Sehingga dukungan dalam bentuk surat izin itu kami berikan," ujar Faris.
Baca Juga: 66 Daerah Belum Punya RS Tipe C, Pasien Kanker Berisiko Harus Berobat Jauh
Ditambahkan Faris, momentum ini merupakan kesempatan penting bagi mahasiswa untuk menguji kepekaan sosial. Kendati demikian kampus tetap menyisipkan imbauan tegas agar massa menjaga ketertiban umum.
"Justru kesempatan bagi mereka saat mereka kuliah di UMY, di Jogja ini, mereka punya kesempatan untuk melatih nalar kritis mereka, belajar tentang hal-hal yang ada kaitannya dengan kondisi masyarakat, begitu," tandasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Bedak Marcks Bisa Buat Apa Aja? Ini 3 Kegunaannya untuk Rawat Kulit Wajah
- 4 Body Lotion Malam untuk Mencerahkan dan Melembapkan, Bikin Kulit Lebih Glowing
Pilihan
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
Terkini
-
Ribuan Mahasiswa Jogja Evaluasi Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kampus Resmi Beri Izin Turun ke Jalan
-
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Ribuan Mahasiswa Yogyakarta Geruduk DPRD, Layangkan 7 Tuntutan
-
Dosen UNY Kembangkan Smart Box dan Monopoli JAPRODJA untuk Perkuat Pendidikan Khas Kejogjaan
-
Dari Pembiayaan hingga Pemberdayaan, BRI Perkuat Jutaan UMKM untuk Asta Cita
-
Untuk Kedua Kalinya, SMPN 3 Panggang Jadi Lokasi Program Beasiswa dan Bantuan Pendidikan