SuaraJogja.id - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta akan berawan di hari kelima Ramadhan 1440 H , Jumat (10/5/2019).
Pagi hari wilayah Yogyakarta seperti Bantul, Sleman, Wates, Wonosari dan Yogyakarta diprediksi akan berawan.
Memasuki siang hari, seluruh wilayah Yogyakarta masih diprediksi akan berawan.
BMKG memberikan peringatan dini untuk masyarakat yang beraktivitas meski tidak diguyur hujan untuk waspada terjadinya gelombang tinggi di Selatan Yogyakarta.
"Waspada potensi gelombang 3.0 -3.5 meter di Perairan Selatan DIY," ujar BMKG.
Malam hari wilayah Bantul dan Wates diprediksi akan cerah berawan. Sedangkan untuk Sleman, Wonosari dan Yogyakarta diprediksi akan berawan.
Untuk dini hari seluruh wilayah Yogyakarta akan cerah berawan.
Suhu udara di wilayah Yogyakarta berkisar 23-33 derajat celsius dan kelembapan berkisar 33-90 persen.
Baca Juga: Hari Keempat Ramadan, Ini Prediksi Cuaca di Yogyakarta
Berita Terkait
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
Terkini
-
Jogja Disesaki Ratusan Kampus, Tapi Tambang Ide Belum Banyak Terserap Masyarakat
-
11 Bangunan Lama Diratakan dengan Tanah, Wajah Stasiun Lempuyangan Mulai Diubah
-
Perkuat Portofolio, BRI Wealth Management Ungkap Strategi Diversifikasi Investasi Syariah
-
Hanung Bramantyo Bawa Sejarah Kelam 1965 Lewat Film Horor Lobang Buaya, Berharap Buka Ruang Diskusi
-
Minta Jatah Makan ke Pedagang Bolosego, Aipda S Ditahan Propam Polresta Yogyakarta