SuaraJogja.id - Sebanyak enam pasangan bukan suami istri terjaring razia penyakit masyarakat (pekat) yang dilaksanakan Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP) DIY di sejumlah hotel dan rumah kos di wilayah Sleman, Selasa (14/5/2019).
Kepala seksi penegakan dan penyidikan Satpol PP DIY, Sumantri, mengatakan, berdasarkan Surat Edaran Gubernur DIY Nomor 6/SE/4/2019, tertanggal 30 april 2019, bahwa Satpol PP DIY sebagai penegak Perda diamanatkan pada bulan ramadan untuk menertibkan, tempat hiburan, kos, hotel, yang dipergunakan tidak dengan semestinya.
“Pada hari ini, razia kami lakukan di dua hotel di daerah Seturan dan Babarsari, dan satu rumah kos di daerah Nologaten yang dari laporan masyarakat dipergunakan untuk hal yang tidak semestinya,” kata Sumantri seperti diberitakan Solopos.com--jaringan Suara.com.
Dari razia yang digelar sejak 14.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB itu, ia menjelaskan, pihaknya mengamankan enam pasangan yang bukan suami istri dari tiga tempat yang dirazia tersebut.
“Kami juga mengamankan barang bukti beberapa alat kontrasepsi yang sudah digunakan dan belum digunakan,” tambah dia.
Selanjutnya, kata dia, ke enam pasangan tersebut dibawa ke markas Satpol PP DIY untuk di BAP, dan nanti kemudian akan disidangkan.
“Kami pakai Perda DIY No.18/1954 tentang larangan pelacuran di tempat-tempat umum,” kata dia.
Berita Terkait
-
Marah Dirazia, Remaja Pesta Miras Maki-maki Satpol PP Lewat WhatsApp
-
Razia Gedung Putih, Polisi Pergoki Sejoli Asyik Indehoi Jelang Sahur
-
Razia Usai Salat Tarawih, Satpol PP Ciduk 11 Pasangan Mesum di Kota Santri
-
Melongok Bisnis Esek-esek Wisma Shinta, Buka 24 Jam untuk Pasangan Mesum
-
50 Pasangan Mesum Digerebek saat Telanjang di Wisma Jakarta Timur
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
ARTJOG Minta Maaf atas Insiden Pemukulan Seniman, Evaluasi Sponsor Pasca-Protes Didit Foundation