SuaraJogja.id - Seorang ayah berinisial BS warga kricak, Tegal Rejo, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang berprofesi sebagai sopir nekat mencuri di rumah milik Sutar Haryanto di Sleman, untuk membayar uang sekolah anaknya.
Menurut pengakuan lelaki berusia 41 tahun itu, ia nekat mencuri untuk membayar biaya sekolah kedua anaknya yang telah menunggak selama lebih dari setahun. Selain itu, hasil pencurian juga ingin dijadikannya sebagai modal membuka usaha.
"Untuk membayar uang sekolah anak. Sudah menunggak setahun, sama saya mau kerja lagi di Bandung," ujarnya dalam konferensi pers yang diadakan oleh Polsek Mlati Kamis (11/7/2019).
Kanit Reskrim Polsek Mlati Iptu Made Wira Suhendra mengatakan, pelaku sebenarnya merupakan tahanan residivis yang sedang mengambil cuti bersyarat.
Menurut penuturan Made, pelaku sudah empat kali keluar masuk penjara karena berbagai kasus. Di antaranya pada April 2011, pelaku menjalani hukuman 2 tahun 6 bulan penjara di Lapas Cebongan terkait kasus pencurian. Pelaku kemudian dibebaskan, Mei 2014.
Sebulan kemudian, Juni 2014, pelaku kembali dijebloskan ke jeruji besi karena perkara KDRT. Ia dibebaskan 4 bulan kemudian, Desember 2014.
Januari 2015, pelaku kembali melakukan pencurian dan kembali harus menginap di Lapas Cebongan selama 1 tahun 6 bulan.
Setelah bebas pada November 2016, pelaku kembali dijebloskan ke LP Rutan Wirogunan karena kasus yang sama.
Belum selesai masa tahanannya, kata Made, pelaku kembali mencuri pada Selasa (11/6/2019) di rumah Sutar sekitar pukul 04.00 WIB. Sebelum beraksi, pelaku diketahui sudah merencanakan secara matang.
Baca Juga: Kecanduan Judi Online, Pencuri Sapi di Tuban Ditembak Polisi
"Sebelum melakukan pencurian itu, dia sudah melakukan survei. Dia melakukan survei dengan cara berputar-putar di wilayah target, terus dia juga sudah mempersiapkan beberapa alat," tambah Made
Awalnya, Senin (10/6), korban bersama istri tidur di rumah setelah mengunci semua pintu dan jendela. Selasa subuh sekitar pukul 04.00 WIB, istri korban terbangun untuk melaksanakan salat.
"Pada saat itu istri korban melihat jendela ruang tamu telah terbuka dan terganjal sepatu. Saat itu ia membangunkan suaminya dan mengecek sejumlah barang berharga hilang," katanya
Setelah dilakukan penyelidikan, anggota gabungan Reskrim Polsek Mlati dan Opsnal Polres Sleman kemudian menangkap pelaku di rumahnya pada Selasa (2/7/2019) sekitar pukul 22.00 WIB.
Polisi menyita barang bukti berupa satu buah kotak ponsel Samsung, kotak ponsel merek Samsung GT E1272, dan ponsel merek Xiaomi Prime berikut dus. Selanjutnya disita pula satu unit ponsel merek Samsung GT E 1227, dan sepeda motor.
Pelaku kekinian disangkakan melanggar Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jari Buntung Usai Caesar di RS Islam Pondok Kopi, Pasien BPJS Tolak Kompensasi Rp275 Juta
- Driver Ojol yang Dilindas Rantis Polisi di Pejompongan Tewas!
- Driver Ojol yang Tewas Dilindas Rantis Brimob Bernama Affan Kurniawan
- Innalillahi! Pengemudi Ojol yang Dilindas Mobil Rantis Brimob Meninggal Dunia
- Rantis Brimob Lindas Ojol di Pejompongan: Video Viral Picu Amarah Massa
Pilihan
-
Affan Kurniawan Dilindas Brimob, Raksasa Liga Prancis Suarakan Keadilan
-
Jurnalis Surabaya Jadi Korban Ricuh Demo di Depan Gedung Negara Grahadi
-
3 Rekomendasi HP Xiaomi Rp 2 Jutaan RAM 8 GB, Lebih Lancar Ngegame
-
Investor Panik Buat IHSG Rontok di 7.830, Isu Keamanan Domestik jadi Sorotan
-
Pekerja Kawasan Sudirman Diminta Pulang Cepat Imbas Demo Beruntun
Terkini
-
Aksi Demo Jogja Memanggil Ricuh, Satu Mobil Polisi Diamuk Massa saat Melintas
-
Ricuh di Polda DIY, Massa Demo Jogja Memanggil Ditembak Gas Air Mata
-
Massa Demo Jogja Memanggil masih Bertahan, Tembok Polda DIY Dicoret 'Polisi Pembunuh'
-
Demo Ricuh di Yogyakarta, Empat Suara Ledakan Terdengar hingga Dua Mobil Terbakar
-
BREAKING NEWS!: Massa Aksi Demo di Polda DIY Ricuh, Terlihat Kobaran Api dan Asap Mengepul