SuaraJogja.id - Komisi pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan enam tersangka dalam kasus suap pengurusan izin impor bawang putih tahun 2019. Salah satu tersangka diketahui merupakan Anggota DPR dari Fraksi PDIP I Nyoman Dhamantra (IYD)
Menanggapi hal tersebut, Mantan Ketua MK Mahfud MD mengemukakan penangkapan terhadap Dhamantra tersebut menunjukan tindakan yang tepat untuk penegakan hukum antikorupsi.
"Kalau korupsi itu tidak usah pandang bulu. Mau dari partai A, B, C kalau korupsi harus ditindak tegas jangan diberi toleransi korupsi itu tidak bisa ditolerir," ujarnya kepada suara.com saat ditemui di kantor gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Jumat (9/8/2019)
Selain itu, Mahfud menyayangkan masih ada anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang terlibat korupsi. Padahal tambahnya, gaji yang diterima oleh anggota DPR dari pusat hingga daerah sudah lebih dari cukup.
"Anda sudah digaji oleh negara, itu cukup. Gaji DPR itu cukup, pergi kemana-mana dibiayai oleh negara enggak usah cari di luar itu yang haram," tegasnya
Sebelumnya KPK telah menetapkan ensm orang tersangka setelah tim penindakan KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta dengan menangkap 13 orang pada Rabu hingga Kamis (8/8/2019) dini hari.
Untuk tiga orang tersangka yakni sebagai penerima suap, I Nyoman Dhamantra (INY) selaku Anggota DPR 2014 - 2019 dari fraksi PDI Perjuangan, Mirawati Basri (MBS) orang kepercayaan I Nyoman, dan Elviyanto (ELV) pihak swasta.
Kemudian, sebagai pihak pemberi suap adalah Chandry Suanda (CSU) pihak swasta, Doddy Wahyudi (DDW) pihak swasta, dan Zulfikar (ZFK) selaku pihak swasta.
Kontributor : Rahmad Ali
Baca Juga: Jadi Tersangka Suap Impor Bawang, Nyoman Dhamantra Miliki Harta Rp 25 M
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Tukang Cukur hingga Warteg Kena Pajak, Sultan Sebut Seperti Zaman VOC
-
69 Kampus Eropa Hadir di Yogyakarta, Buka Informasi Studi dan Beasiswa
-
Skandal Penyadapan Presiden Prabowo, JPW Ingatkan Masyarakat Sipil Tak Terdistraksi Isu Elit
-
Sri Sultan Sebut Penurunan Foto Wapres Gibran Tidak Pantas, DPRD DIY Ungkap Fakta Sebenarnya
-
Geger di DPRD DIY, Foto Gibran Diturunkan, Forum Kebangsaan Desak Pemakzulan