SuaraJogja.id - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Badan Eksekutif Mahasiswa Daerah DIY (FBD) terus menggelar aksi unjuk rasa di halaman Gedung DPRD DIY Senin (30/9/2019).
Tak hanya dari mahasiswa yang melakukan orasi ternyata dekan yang turut menyuarakan aspirasinya. Dua anggota DPRD DIY juga menemui mereka dengan berpidato di depan massa peserta aksi.
Dekan Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia Dr Abdul Jamil SH terlihat cara melakukan orasi dengan berteriak. Dalam orasinya memberi apresiasi positif terhadap gerakan mahasiswa di gedung dewan tersebut. Aksi mahasiswa di depan gedung dewan ini menunjukkan Jika masih ada mahasiswa yang peduli dengan nasib bangsa ini.
"Ini murni gerakan mahasiswa yang peduli terhadap bangsa mohon kepada anggota dewan untuk memperlakukan baik baik kawan-kawan mahasiswa yang sedang berunjuk Rasa Ini," teriak Abdul Jamil.
Abdul Jamil mendukung gerakan mahasiswa yang menolak adanya revisi undang-undang KPK. Dia juga setuju dengan beberapa tuntutan mahasiswa terkait dengan rancangan undang-undang RKUHP dan beberapa undang-undang yang lain.
Adanya aksi di depan Gedung DPRD DIY mengingatkan pada aksi tahun 1998 yang lalu. Saat itu, ia juga ikut turun ke jalan menyuarakan aspirasi rakyat karena tindakan penguasa yang sudah tidak sesuai lagi dengan tujuan bangsa.
Wakil Ketua DPR DIY Tri Huda Yudiana mengaku mendukung aksi yang dilakukan oleh mahasiswa dan setuju dengan tuntutan dari massa aksi terutama soal Revisi Undang-undang KPK karena mengkebiri pemberantasan korupsi di tanah air.
Kontributor : Julianto
Baca Juga: Gejayan Memanggil Jilid 2, Poster Bertema Makeup dan Skincare Eksis Lagi
Berita Terkait
-
Kapolres Sleman ke Ratusan Polisi: Jangan Represif, Nanti Malah Kontra
-
Disindir Mahasiswa Lewat Lagu, Polisi di Aksi Gejayan Jilid II Cuma Mesem
-
Aksi #GejayanMemanggil Jilid 2, Ambulans Sudah Berseliweran di Jalan
-
Aksi Orator Perempuan di Depan Massa Gejayan Memanggil 2
-
Anak STM Ikut Aksi Damai Gejayan Memanggil Jilid 2
Terpopuler
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Kronologi Kader PDIP Musyafirin Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai Berujung Usulan Pemecatan
- 4 Shio Ini Diprediksi Panen Cuan dan Sukses Besar di Tahun Kambing Api 2027
- Apakah 180 BPM Normal saat Lari? Ini Cara Menghitung Heart Rate Sesuai Usia
Pilihan
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
Terkini
-
Dibumbui Komedi Absurd, GJLS: Berapi-api Ceritakan Perjuangan Petugas Damkar
-
Aksi Mahasiswa di DPRD DIY Memanas, Kaca Pintu Pecah dan Tembok Dicoret
-
Ribuan Mahasiswa Jogja Evaluasi Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kampus Resmi Beri Izin Turun ke Jalan
-
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Ribuan Mahasiswa Yogyakarta Geruduk DPRD, Layangkan 7 Tuntutan
-
Dosen UNY Kembangkan Smart Box dan Monopoli JAPRODJA untuk Perkuat Pendidikan Khas Kejogjaan