
SuaraJogja.id - Kuliah umum Ustaz Abdul Somad (UAS) yang mendapat penolakan dari Universitas Gadjah Mada (UGM) turut menyita perhatian Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid atau HNW.
Melalui jejaring Twitter pribadinya, HNW membandingkan penolakan UGM dengan sikap dua kampus lain yakni Universitas Islam Indonesia (UII) dan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) lewat dua foto unggahannya.
Kedua kampus tersebut diketahui memilih sikap yang berbeda dengan UGM, yakni menyambut baik ceramah UAS.
Foto pertama unggahan HNW, merupakan poster digital UII tentang Seminar Islam #3, di mana UAS tertulis sebagai pembicaranya.
Baca Juga: UGM Tolak UAS, Kritik Fahri Hamzah Dibalas Ketua BEM
Sementara untuk foto kedua, adalah tangkapan layar artikel pemberitaan yang menyebut UAS akan mengisi ceramah di UAD.
Berdasarkan hal itu, dalam keterangannya, Hidayat Nur Wahid menyampaikan harapannya untuk Yogyakarta.
"Petinggi” UGM batalkan rencana UAS (Ust Abdus Shomad) berikan ceramah di Masjid Kampus UGM. Tapi dua universitas yang lain di Yogya; UII (Universitas Islam Indonesia)dan UAD (Universitas Ahmad Dahlan)tetap mengundang UAS untuk sampaikan ceramahnya. Semoga Yogya selalu “berhati nyaman," tulis Hidayat Nur Wahid.
Sebelumnya diberitakan, Keraton Yogyakarta tidak mengizinkan Muslim United, termasuk UAS, untuk memakai Masjid Gedhe Kauman sebagai lokasi ceramah, hingga kemudian beredar surat undangan dari masjid UGM untuk UAS.
Namun, rektorat UGM ternyata juga menolak masjid miliknya digunakan oleh UAS untuk memberikan kuliah.
Baca Juga: UAS Ditolak UGM, Fahri Hamzah: Kampus Kita Sedang Bermasalah
"Berkaitan acara yang rencananya diselenggarakan tanggal 12 Oktober 2019, maka pimpinan universitas meminta agar acara tersebut dibatalkan," ujar Kepala Humas dan Protokol UGM Iva Ariani, Rabu (9/10/2019).
Menurut Iva, pelarangan tersebut dilakukan untuk menjaga keselarasan kegiatan akademik dan nonakademik dengan jati diri UGM, sementara kegiatan yang menampilkan UAS sebagai pembicara dimungkinkan tidak selaras dengan jati diri UGM.
Berita Terkait
-
Kritik Keterlibatan Ketua KPK di Danantara, PUKAT UGM: kalau Terjadi Korupsi Mau Bagaimana?
-
Ustaz Abdul Somad Ikut Komentari Hilangnya Daging Rendang Willie Salim
-
Apa Hukumnya Jika Terlambat Salat Idul Fitri? Ustaz Abdul Somad Bilang Begini
-
Apa yang Harus Dilakukan kalau Lupa Bayar Zakat Fitrah? Ini Solusi dari Ustaz Abdul Somad
-
Ramai Soal Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Merasa Janggal : Ijazah Keluar Duluan Baru Skripsi?
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Harga Kebutuhan Pokok di Kota Yogyakarta Seusai Lebaran Terpantau Stabil
-
Tiga Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Parangtritis, Satu Masih Hilang
-
Cerita UMKM Asal Bantul Dapat Pesanan dari Amerika di Tengah Naiknya Tarif Impor Amerika
-
Diserbu 110 Ribu Penumpang Selama Libur Lebaran, Tiket 50 Perjalanan KA YIA Ludes
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo