SuaraJogja.id - Media sosial dihebohkan dengan aksi dugaan pencurian sepeda motor oleh seorang bocah di bawah umur yang terjadi di Kapanewon Srandakan, Bantul. Kejadian ini viral setelah akun X dan Instagram @merapi_uncover menyebarkan informasi terkait insiden tersebut.
Menurut Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana, peristiwa ini terjadi di Ruko KANAYA, Jalan Srandakan II, Dukuh I Srandakan, RT 01, Trimurti, Srandakan, Bantul, pada Rabu (02/04/2025) sekitar pukul 15.05 WIB. Korban adalah Adi Mas Priwardana (21), seorang pelajar asal Gerso, RT 09, Trimurti, Srandakan, Bantul.
"Pelaku adalah AS (16) warga Kampung Cikaret, RT 07/08, Kelurahan Ciberem, Kecamatan Kebon Pedes, Kabupaten Sukabumi," kata dia.
AKP I Nengah Jeffry menuturkan peristiwa itu bermula ketika sekitar pukul 15.00 WIB, korban bernama Adi Mas Priwardana yang berada di dalam ruko melihat seseorang membawa sepeda motornya, Honda GL 100 warna hitam tahun 1994 dengan nomor polisi B-4512-AC.
Menyadari hal tersebut, ia segera menegur dan bersama saksi Hendra Nur Adha Saputra menangkap pelaku di tempat kejadian. Pelaku kemudian diamankan dan dibawa ke Polsek Srandakan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Akibat kejadian ini, pelapor mengalami kerugian senilai kurang lebih Rp5 juta,'ungkapnya.
Dari hasil penyelidikan sementara, diketahui bahwa pelapor lupa mencabut kunci kendaraan sebelum insiden terjadi. Saat ini, penyidik sedang berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menangani kasus ini sesuai prosedur hukum yang berlaku bagi pelaku anak di bawah umur.
Rencana selanjutnya, kepolisian akan menerbitkan laporan polisi (LP) terkait kasus ini. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada dalam menjaga kendaraannya dan selalu mencabut kunci kontak guna mencegah tindak pencurian serupa.
Penemuan Mayat
Baca Juga: Sebanyak 2 juta Pemudik Bakal Masuk Wilayah Bantul, Seluruh RS Disiagakan Selama Libur Lebaran
Warga sekitar Sungai Progo digegerkan dengan penemuan sesosok mayat wanita tanpa busana yang mengambang di bawah bendungan sungai Progo, tepatnya di Padukuhan Ngemplak, RT 80, RW 26, Kalurahan Kembang, Kapanewon Nanggulan, Kabupaten Kulonprogo.
Menurut keterangan Kasi Humas Polres Kulonprogo, AKP Sarjoko, penemuan mayat pertama kali dilaporkan pada Rabu (02/04/2025) sekitar pukul 11.30 WIB. Laporan tersebut diterima dari masyarakat setelah saksi mata yang tengah memancing menemukan jasad tersebut.
Salah satu saksi, Eko S. (36), warga Minggir, Sleman, mengungkapkan bahwa sekitar pukul 10.30 WIB, ia tengah memancing di sungai Progo. Saat melempar kail, ia melihat sesosok mayat mengapung sekitar tujuh meter dari tempatnya berada. Ia kemudian memberitahu rekannya, Doddy D.S. (34), yang juga sedang memancing di sekitar lokasi.
"Setelah memastikan bahwa yang mereka lihat adalah mayat, keduanya segera menghubungi rekannya, Danang E.N. (26), yang lantas melapor ke PMI Kulonprogo dan diteruskan ke Polsek Nanggulan," terang dia.
Tak lama berselang, petugas kepolisian yang dipimpin oleh Ipda Eko Purwanto bersama tim PMI dan relawan segera mendatangi lokasi untuk mengevakuasi jenazah. Mayat tersebut kemudian dibawa ke RSUD Wates untuk dilakukan pemeriksaan medis dan identifikasi.
Dari hasil pemeriksaan awal oleh Puskesmas Nanggulan di TKP, diketahui bahwa jenazah berjenis kelamin perempuan, dalam kondisi tanpa busana, dan tidak ditemukan kartu identitas. Diperkirakan korban telah meninggal lebih dari tiga hari sebelum ditemukan. Jenazah memiliki tinggi badan sekitar 160 cm dengan berat sekitar 65 kg.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya
-
Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap
-
Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang
-
Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi