SuaraJogja.id - Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas mengaku heran dengan banyaknya kasus-kasus di wilayah DIY yang langsung viral, sehingga langsung diketahui oleh khalayak umum hingga penjuru dunia. Padahal menurutnya, kejadian tersebut masih dalam batas yang normal.
"Heran saya. Kenapa kalau kejadian negatif di Yogyakarta langsung viral di dunia," ujarnya usai sosialisasi di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo, Senin (16/12/2019).
Kejadian-kejadian yang ada kaitannya dengan kekerasan, seperti klitih hingga kasus terakhir pelemparan bom molotov di Gamping, Sleman, disebut GKR Hemas langsung diketahui seluruh penjuru tanah air. Dirinya pun sering mendapatkan pertanyaan dari koleganya terkait peristiwa yang terjadi di wilayah DIY.
Peristiwa-peristiwa yang terjadi di DIY, kata dia, sebenarnya juga ada di wilayah lain, bahkan lebih parah daripada di DIY. Hal tersebut terbukti dari aparat kepolisian, yang dengan segera mampu mengungkap peristiwa yang terjadi. Ia menduga, perkembangan media sosial yang luar biasa memicu pemberitaan langsung menyebar.
"Bagi saya itu gangguan biasa. Dan polisi sudah siap," tambahnya.
Terkait dengan Natal dan Tahun Baru (Nataru), permaisuri Raja Kesultanan Yogyakarta ini berharap, suasana aman dan kondusif, di mana tidak ada lagi peristiwa kejahatan atau kriminal dan kekerasan yang terjadi selama Natal dan Tahun Baru.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Muhammadiyah Tegas Minta KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi BNPB
-
Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan jadi Tanda Peradaban Kita Belum Akil Balig
-
75 Persen Responden Stres Hadapi Kebijakan Prabowo, Haedar Nashir Desak Pemerintah Berbenah
-
Film Empat Musim Pertiwi: Saat Realitas Penyintas Kekerasan Seksual Bertemu Fiksi Sinematik