SuaraJogja.id - Seperti yang sudah-sudah, Kota Jogja, terutama di tempat-tempat wisata, makin padat selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Produksi sampah pun turut meningkat.
Untuk mengantisipasi membeludaknya tempat penampungan sementara (TPS), Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja menambah satu kontainer di Parkiran Abu bakar Ali untuk menampung sampah di kawasan Malioboro.
Dilansir HarianJogja.com -- jaringan Suara.com, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja Suyana menyebutkan selama ini sudah ada empat kontainer di Malioboro: di Pasar Sore, Depo Pringgokusuman, pintu masuk Stasiun Tugu, dan Taman Budaya Yogyakarta (TBY).
"Minimal ada empat tempat itu yang permanen. Lalu selama liburan ini kami tambahkan satu truk posisi ada di Parkir ABA, stand by mulai jam 22.00 WIB. Kami siagakan truk tambahan ini sampai 9 januari," jelas Suyana, Senin (30/12/2019).
Ia mengungkapkan, peningkatan sampah di masa liburan bisa mencapai tiga kali lipat. Di hari biasa semua sampah di Malioboro cukup ditampung satu kontainer dengan kapasitas enam meter kubik, sementara pada musim liburan setidaknya diperlukan tiga kontainer.
Namun, berdasarkan penuturan Suyana, ada masalah yang lebih besar daripada volume sampah, yaitu akses truk pengangkut sampah menuju TPS di sekitar Malioboro.
Pada musim liburan, kondisi jalan dipastikan macet panjang, sehingga truk pengangkut membutuhkan waktu berjam-jam untuk sampai ke TPS di sekitar Malioboro.
Pihaknya lantas menambah fasilitas trash bag di sekitar tempat sampah untuk mengantisipasi membeludaknya sampah di kawasan wisata itu.
"Sampah belum bisa dibawa keluar, tapi tertata rapi di trash bag yang berada di samping tempat sampah," tutur Suyana.
Baca Juga: Malam Tahun Baru, Tarif Parkir di Kebon Kacang Naik 2 Kali Lipat
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Prabowo Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, Muhammadiyah Ingatkan Pakar Berbasis Ilmu dan Data
-
Muhammadiyah Sentil Menkeu Baru, Jangan Biarkan Rupiah Jatuh Terus
-
Polemik Royalti Musik, Pelaku Usaha Bingung, Pekerja Seni Menunggu Hak
-
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bayi di Sleman Naik Sidik, Polisi Periksa 3 Saksi
-
Sinergi Perumahan Diperkuat, BRI Dukung Percepatan Program 3 Juta Rumah