- Puasa qadha wajib ditunaikan sebelum Ramadan 2026 oleh orang yang beruzur syar'i meninggalkan puasa sebelumnya.
- Doa buka puasa qadha dianjurkan untuk dibaca sebagai penegasan niat melunasi utang puasa Ramadan.
- Waktu pelaksanaan puasa qadha dianjurkan segera atau pada hari sunnah, kecuali hari raya Idulfitri dan Adha.
SuaraJogja.id - Menjelang Ramadan 2026, umat Islam kembali bersiap menyambut bulan suci dengan berbagai persiapan, mulai dari kesiapan fisik, mental, hingga penyempurnaan ibadah.
Salah satu hal penting yang kerap menjadi perhatian adalah puasa qadha, yaitu puasa pengganti bagi mereka yang masih memiliki utang puasa Ramadan sebelumnya.
Puasa qadha tidak hanya berkaitan dengan kewajiban mengganti puasa yang tertinggal, tetapi juga menjadi bagian dari kesiapan spiritual sebelum memasuki Ramadan berikutnya.
Oleh karena itu, memahami ketentuan puasa qadha, doa buka puasa qadha, serta waktu pelaksanaannya menjadi penting agar ibadah Ramadan 2026 dapat dijalani dengan lebih tenang dan sempurna.
Berikut panduan lengkapnya.
1. Apa Itu Puasa Qadha dan Mengapa Wajib Ditunaikan Sebelum Ramadan 2026
Puasa qadha adalah puasa pengganti bagi umat Islam yang meninggalkan puasa Ramadan karena uzur syar’i, seperti sakit, haid, nifas, hamil, menyusui, atau dalam perjalanan jauh. Kewajiban puasa qadha ini ditegaskan dalam Al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 184, yang menyebutkan bahwa puasa yang ditinggalkan wajib diganti di hari lain.
Menjelang Ramadan 2026, umat Islam yang masih memiliki utang puasa dianjurkan untuk segera menunaikan puasa qadha agar tidak menumpuk dan mengganggu kekhusyukan ibadah di bulan suci. Menunda qadha tanpa alasan yang dibenarkan dapat membuat seseorang lalai terhadap kewajiban agamanya.
2. Doa Buka Puasa Qadha yang Dianjurkan
Baca Juga: 1000 Porsi Buka Puasa Gratis di Masjid Syuhada Terancam Berhenti, Donasi Menipis
Sebagaimana puasa Ramadan, puasa qadha juga diawali dengan niat dan diakhiri dengan doa berbuka. Doa buka puasa qadha yang dianjurkan adalah:
Allahumma laka shumtu wa ‘ala rizqika aftartu wa qadhaitu ma ‘alayya min siyami Ramadan.
Artinya:
“Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dengan rezeki-Mu aku berbuka, dan aku telah mengqadha puasaku dari Ramadan.”
Membaca doa ini saat berbuka puasa qadha menjadi penegasan niat bahwa puasa yang dilakukan benar-benar bertujuan untuk melunasi kewajiban Ramadan yang tertinggal, sekaligus memohon agar ibadah tersebut diterima oleh Allah ﷻ.
3. Keutamaan Membaca Doa Buka Puasa Qadha
Menjelang Ramadan 2026, membaca doa buka puasa qadha memiliki beberapa keutamaan yang penting untuk dipahami, di antaranya:
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
Pilihan
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
Terkini
-
Den Baguse Ngarso Meninggal Dunia, Dunia Seni dan Hiburan Jogja Berduka
-
Cancer Awareness Month, Royal Ambarrukmo Yogyakarta Hadirkan Dukungan bagi Keluarga Pasien
-
Pasca Sebarkan Video Nirempati Korban MBG, Pegawai SPPG Dlingo Bantul Dipecat BGN
-
Sidak Dini Hari, Pemda DIY Temukan Pengelolaan MBG Tak Sesuai SOP, SPPG SMKN 2 Jogja Distop
-
Viral Pungli Foodtruck Alkid, Sultan Khawatir Parkir Ilegal, Pemkot Siapkan SanksiTegas