- Pemkab Sleman memastikan stok hewan kurban aman untuk Iduladha 2026 dengan antisipasi pasokan dari luar daerah.
- Dinas Pertanian Sleman memperketat pengawasan kesehatan hewan di perbatasan dan pasar guna mencegah penyakit menular.
- Pemerintah mengerahkan 170 personel medis untuk mendampingi proses penyembelihan agar daging memenuhi standar keamanan dan kesejahteraan hewan.
SuaraJogja.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman memastikan ketersediaan hewan kurban untuk menyambut Hari Raya Iduladha 2026 dalam kondisi aman.
Meski saat ini stok masih mencukupi, pemerintah tetap mengantisipasi adanya lonjakan permintaan masyarakat yang biasanya terjadi mendekati hari penyembelihan.
"Sampai hari ini memang ketersediaan stok untuk hewan kurban kita masih mencukupi aman, tetapi biasanya nanti kan peningkatan permintaan itu di dekat-dekat pelaksanaan hari kurban," kata Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, Kamis (7/5/2026).
Danang memaparkan bahwa stok mandiri di Sleman saat ini terdiri dari sekitar 3.800 ekor sapi, 4.000 ekor kambing, dan 7.800 ekor domba. Namun, memang estimasi kebutuhan total mencapai 9.000 ekor sapi dan 15.000 ekor domba
Adapun kekurangan tersebut akan dipenuhi melalui pasokan pedagang dari luar daerah dan keberadaan pasar tiban.
"Saat stok nanti kurang biasanya masyarakat ini selain beli dari kelompok-kelompok ternak di kampung, di pasar hewan ini juga biasanya nanti beli di pinggir-pinggir jalan yang memang ada jualan kurban seperti itu," ungkapnya.
Di sisi kesehatan, Plt. Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Sleman, Rofiq Andrianto, menyatakan pihaknya terus mewaspadai potensi penyakit Antraks dan penyakit mulut dan kuku (PMK) khususnya dari wilayah perbatasan.
Vaksinasi intensif telah dilakukan sejak April lalu, terutama di kawasan Prambanan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Gunungkidul.
Rofiq menambahkan bahwa pengawasan di pasar hewan kini diperketat dengan mewajibkan setiap ternak yang masuk melalui prosedur pemeriksaan kesehatan dan sterilisasi kendaraan.
Baca Juga: Niat Keluar Cari Sasaran, Komplotan Remaja Bacok Pemuda di Jalan Godean Sleman
"Ini sekarang jadi wajib setiap hewan yang masuk di pasar hewan wajib diperiksa kesehatannya," kata Rofiq.
Terkait teknis penyembelihan, dinas akan mengerahkan sekitar 170 personel yang terdiri dari dokter hewan, penyuluh, dan mahasiswa kedokteran hewan untuk melakukan pendampingan di seluruh wilayah Sleman.
Tim ini bertugas memastikan daging yang dihasilkan aman konsumsi serta prosedur penyembelihan memenuhi kaidah kesejahteraan hewan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
Terkini
-
4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang
-
Jogja Disesaki Ratusan Kampus, Tapi Tambang Ide Belum Banyak Terserap Masyarakat
-
11 Bangunan Lama Diratakan dengan Tanah, Wajah Stasiun Lempuyangan Mulai Diubah
-
Perkuat Portofolio, BRI Wealth Management Ungkap Strategi Diversifikasi Investasi Syariah
-
Hanung Bramantyo Bawa Sejarah Kelam 1965 Lewat Film Horor Lobang Buaya, Berharap Buka Ruang Diskusi