SuaraJogja.id - Presiden Jokowi beberapa waktu lalu mengumumkan bahwa dua underpass yang dibangun di Yogyakarta telah rampung dibangun.
Dalam kicauannya di Twitter, Jokowi mengabarkan bahwa ada dua underpass di Yogyakarta yang dibangun yakni underpass Kentungan serta underpass New Yogyakarta International Airport (NYIA).
Ia menyebut bahwa untuk underpass NYIA sepanjang 1,3 kilometer baru saja diresmikan bahkan sudah difungsikan. Sementara untuk underpass di simpang empat Kentungan baru saja selesai dan siap diresmikan.
"Dua jalan underpass di Yogyakarta telah rampung: underpass Kentungan sepanjang 900 m di Simpang Empat Kentungan, Sleman dan underpass sepanjang 1,3 km di bawah New Yogyakarta International Airport. Underpass Kentungan siap diresmikan, sementara underpass NYIA sudah difungsikan," terangnya.
Sayangnya kicauan tersebut mendapat tanggapan yang tak berkait dari sejumlah netizen. Beberapa justru mempertanyakan soal perkembangan kasus virus Corona yang tengah mengancam dunia saat ini.
"Saya saranin pak sebelum wabah virus corona memakan korban atau menular di berbagai daerah Indonesia, hendaknya turis turis yang dari China disetop sementara pak. Saya ngga anti China tapi dengan virus ini saya cemas dan takut pak," ujar @DevionaLanjjo.
"Pak apa tidak sebaiknya tutup dulu sementara bandara internasional di berbagai daerah? Sebenarnya kami di sini sudah mulai resah dan panik apalagi masih menerima turis asing malah disambut pakai tari-tarian, bukankah ini sangat berbahaya bagi penduduk Indonesia?" kata @hahpaansiii.
"Malausia sudah keluarkan press release Indonesia kapan? Atau tanggapan bapak selaku Presiden Indonesia mengenai ini bagaimana? kok ga ada tweet serius soal ini pak? Dan masih ada mahasiswa Indonesia yang mereka terjebak di Wuhan, tolong bapak lebih peka ke hal seperti ini," terang @lianaemess.
Baca Juga: Underpass Kentungan Mulai Difungsikan Februari Mendatang
Berita Terkait
-
Virus Corona Wuhan Terdeteksi di 14 Negara, Ini Daftar Lengkapnya
-
174 Turis China Tiba di Sumbar Ditolak Warga, Wagub Gelar Rakor
-
Curiga Corona, Wisatawan Hong Kong di Raja Ampat Dikasih Obat Penurun Panas
-
Heboh Virus Corona, Pesawat dari Wuhan China Tiba di Bandara Ngurah Rai
-
Takut Virus Corona, Ombudsman: Larang Pekerja China Masuk Indonesia!
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
APBD DIY Dihantam Krisis, 67 Persen Bergantung Dana Transfer, Pemda Terpaksa Pangkas Anggaran
-
Cuaca Panas Ekstrem Ancam Kesehatan Anak, Dokter Ingatkan Risiko Heat Stroke
-
Mahasiswa Jogja Kembali Turun ke Jalan, Tuntut Penghentian MBG dan Kopdes yang Mubazir
-
Naga Sembilan Rebut Piala IHR Paku Alam 2026, Pesta Karnaval dan Inul Daratista Hibur Pengunjung
-
Rupiah Melemah, Bantul Berburu Dolar Wisatawan Asing