SuaraJogja.id - Perkembangan jaringan 5G di Indonesia terus menunjukkan percepatan yang signifikan. Persaingan antar operator kini tidak lagi hanya berfokus pada siapa yang lebih dahulu menghadirkan layanan 5G, melainkan siapa yang mampu memberikan performa jaringan terbaik bagi penggunanya. Dalam konteks tersebut, pengakuan dari lembaga pengujian independen menjadi indikator penting untuk menilai kualitas layanan yang ditawarkan.
XL ULTRA 5G+ mencatatkan pencapaian penting dengan meraih sertifikasi dari Ookla, perusahaan pengujian performa jaringan global yang dikenal luas melalui platform Speedtest by Ookla. Sertifikasi ini menjadi bukti bahwa performa jaringan yang dihadirkan tidak hanya dirasakan oleh pengguna, tetapi juga telah diverifikasi secara independen di tingkat global.
Sebagai platform uji kecepatan internet yang digunakan di lebih dari 190 negara, Speedtest by Ookla memiliki basis data yang sangat besar dari pengujian pengguna nyata. Setiap hari, lebih dari 11 juta tes kecepatan dilakukan melalui platform tersebut, sementara secara kumulatif tercatat lebih dari 65 miliar pengujian sejak pertama kali diluncurkan pada 2006. Skala penggunaan yang luas ini menjadikan Speedtest sebagai salah satu referensi paling dikenal dalam mengukur performa jaringan internet di dunia.
Tidak mudah bagi operator untuk mendapatkan sertifikasi dari Ookla. Penghargaan seperti Fastest Mobile Network diberikan secara berkala kepada operator yang secara konsisten mencatatkan Speed Score tertinggi. Penilaian ini dihitung berdasarkan rata-rata kecepatan unduh dan unggah yang dihasilkan dari data pengguna nyata yang melakukan pengujian melalui aplikasi Speedtest.
Kekuatan data Ookla juga terletak pada metodologi pengukurannya. Pertama, platform ini telah menjadi standar global yang digunakan secara luas oleh pengguna dan pelaku industri di berbagai negara. Kedua, data yang dihasilkan berasal dari pengujian langsung pengguna sehingga mencerminkan pengalaman koneksi yang sebenarnya. Ketiga, banyak perusahaan telekomunikasi global memanfaatkan sertifikasi Ookla sebagai tolok ukur kredibilitas performa jaringan mereka.
Sebagai pembanding, platform analitik jaringan lain seperti OpenSignal menggunakan pendekatan agregasi data untuk memetakan kualitas layanan. Keduanya menghadirkan metodologi yang berbeda dalam menilai performa jaringan. Namun dari sisi penetrasi penggunaan publik dan tingkat pengenalan global, Speedtest by Ookla menjadi alat ukur performa internet yang paling familiar bagi masyarakat.
Di tengah meningkatnya kebutuhan konektivitas digital, kualitas jaringan 5G kini tidak hanya diukur dari luasnya cakupan wilayah. Pengguna juga menuntut konsistensi kecepatan, latensi rendah, stabilitas koneksi, serta pengalaman internet yang bebas dari gangguan seperti buffering.
XL ULTRA 5G+ dirancang untuk menjawab kebutuhan tersebut dengan menghadirkan kecepatan hingga 500 Mbps, latensi rendah, serta koneksi yang stabil untuk berbagai aktivitas digital seperti streaming, gaming, hingga produktivitas harian. Jaringan ini juga didukung oleh blanket coverage yang semakin luas, sehingga pengguna dapat menikmati pengalaman 5G yang optimal di berbagai situasi.
Saat ini, layanan XL ULTRA 5G+ telah tersedia di sejumlah kota di Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, hingga wilayah Indonesia bagian timur. Ekspansi jaringan terus dilakukan secara bertahap guna memperluas jangkauan layanan agar semakin merata di seluruh Indonesia.
Dengan sertifikasi dari Ookla tersebut, XL ULTRA 5G+ menegaskan posisinya sebagai salah satu jaringan yang tidak hanya menghadirkan konektivitas cepat, tetapi juga performa yang telah diakui secara global. Di tengah transformasi digital yang terus berkembang, kehadiran jaringan dengan kualitas terverifikasi menjadi fondasi penting dalam mendukung berbagai aktivitas masyarakat di era konektivitas tinggi.***
Berita Terkait
-
Kinerja XLSmart Tumbuh Positif di Tengah Transformasi Pascamerger
-
Rayakan Setahun, XLSmart Satukan Ribuan Pengunjung di ICE BSD
-
Promo Ulang Tahun XLSMART Beri Diskon Paket Data XL, AXIS, hingga Smartfren
-
XL PRIORITAS Bundling Xiaomi 17 Series, Internet Unlimited 1 Tahun Mulai Rp50 Ribu
-
Lonjakan Trafik Ramadan 2026, XLSMART Siapkan Jaringan dan Paket Data XL, AXIS, hingga XL SATU
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Baru 58 SPPG di Sleman Kantongi SLHS, 35 Dapur MBG Berhenti Sementara
-
Digeruduk Masa Akibat Pelayanan Lambat, Pemkab dan BPN Sleman Sepakati Evaluasi Besar
-
Penyelenggara Event di Jogja Ketar-ketir,Imbas Rupiah Melemah dan BBM Naik
-
Harga Pertamax Naik, Pekerja Bergaji UMR di Jogja Kian Terjepit
-
Hasil Audit Kasus Dugaan Malapraktik Balita, RSUD Prambanan Sebut Tak Ada Kelalaian Medis