SuaraJogja.id - Masih ingat dengan sosok Toni Blank? Pria nyentrik yang kerap mengeluarkan kosakata "sakti" nan ilmiah ini kembali lagi muncul di Youtube.
Lewat channel Youtube milik pelawak sekaligus MC kondang Jogja yakni Gepeng Kesana Kesini, Toni Blank yang punya nama Jerman, Tonikum Bayer ini mengaku ingin membuat sebuah kerajaan mengikuti tren kerajaan-kerajaan baru yang beberapa hari terakhir viral di media.
Keinginan tersebut terungkap kala Gepeng melakoni wawancara eksklusif dengan Toni Blank yang membahas soal fenomena kerajaan baru yang akhir-akhir ini muncul.
Dalam perbincangan nan intim tersebut, Gepeng sebelumnya menanyakan terkait ciri-ciri kerajaan menurut Toni Blank. Pria yang akrab dengan salam separatoz tersebut pun menjawab dengan gayanya yang nyentrik.
"Ciri-ciri kerajaan yaitu ciri khas suatu gambar picture dan mempunyai relief perbedaan antara move dan mempunyai founder," ujar Toni.
Tak ketinggalan dalam obrolan santai tersebut, Gepeng juga menyinggung terkait klaim Sunda Empire yang katanya bisa menjinakkan nuklir. Toni pun memberikan pandangannya sendiri.
"Itu ada hubungannya suatu religiux suatu obserb preset dan imagine atas kesadaran niat kita yang mempunyai suatu geologi fiktif dan geologi real voltinity untuk kebutuhan kehidupan konsonan hidup," lanjutnya.
Nah, disinggung soal keinginan mengikuti tren membuat kerajaan, Toni ternyata berhasrat membuat hal serupa.
"Saya hanya punya imagine saja dan menunggu ilham reality keputusan magazine antara Jogja dan Betawi dan Humadity. Niatnya sebuah kerajaan terbaru kerajaan transportasi. Transportasi yang online dibantu ayah dan ibunya kakak-kakaknya dan putra cetre empiris. Nama kerajaannya Liontine Family Transportation Dermaga Biru," terangnya.
Baca Juga: Driver Ojol Jogja Kena Tipu Order GoShop, Netizen Beri Penggalan Lagu Noah
Konten Toni Blank Show yang diangkat lewat channel Youtube milik Gepeng Kesana Kesini tersebut, dahulu sempat populer di kawasan Jogja dan sekitarnya.
Lewat besutan film maker Jogja yakni Harwan Panuju, pria bernama asli Toni Edi Suryanto tersebut disulap jadi ikon kocak yang cukup familiar di tahun 2010an.
Berita Terkait
-
Cerita Janda Petinggi Sunda Empire: Saya Terkesima, Batin Seperti Dikuasai
-
Sehari Bertemu Langsung Diajak Nikah, Kisah Eks Istri Petinggi Sunda Empire
-
Petinggi Sunda Empire Ditangkap, Abu Janda: Halu Bawa Musibah
-
Heboh Formulir Sunda Empire di Medsos, Pendaftar Wajib Belajar Kamehameha
-
Rangga Sasana Sunda Empire Ditangkap, Fotonya Pakai Baju Tahanan Viral
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat