Satu kegunaan lain yang menjadi keunggulan Piperantis adalah, karena terbuat dari antiseptik berbahan herbal dan berbasis air, maka hand sanitizer ini bahkan bisa digunakan untuk menyeka luka pada tubuh, misalnya lecet sehabis terjatuh di tanah.
"Silakan, aman," kata dia.
Di kala itu ia juga menyoroti kepanikan masyarakat Indonesia yang memborong hand sanitizer di masa merebaknya coronavirus, seperti sekarang.
"Penggunaan hand sanitizer, termasuk Piperantis ini bukan berarti bisa melawan coronavirus. Tetapi, coronavirus hanya bisa dilawan dengan gaya hidup sehat, baik makan yang cukup dan bergizi, istirahat, cuci tangan dengan benar," kata dia.
Dengan gaya hidup sehat, maka akan terbentuk daya tahan tubuh yang baik. Maka, virus enggan masuk ke dalam tubuh. Kalaupun virus masuk, tidak akan menjadi penyakit.
Hari itu ia dan tim berencana menemui pihak rektorat untuk menawarkan rencana kerjasama, dalam mengembangkan Piperantis.
Tentu saja, ia juga tak lupa dengan kegagalan-kegagalan yang sempat dialami kala membuat Piperantis ini. Bahkan kegagalan pembuatan Piperantis, tak jarang disebabkan faktor sepele.
"Kegagalan biasa, itu bagian dari cerita. Kami pernah gagal, baik dari dosis dan dari hal-hal simpel, misal kontaminasi, jumlah sirihnya kurang. Tapi tidak ada kata putus asa, kalau saya putus asa, saya tidak ada di sini sekarang dong," ucapnya.
Kontributor : Uli Febriarni
Baca Juga: Pos Polisi Kentungan Dirusak, Begini Tanggapan Polres Sleman
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Rp4,6 Miliar Digelontorkan, Mesin Produksi Susu di DIY Diduga Tak Pernah Berfungsi
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Pameran ARCHIVEPELAGO: 45 Tahun Garin Nugroho Menyemai Indonesia
-
Segera Diadili Pengadilan, 13 Tersangka Kasus Little Aresha Dipindah ke Lapas Perempuan Gunungkidul