SuaraJogja.id - Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Sardjito telah mengirim cek swab atau usapan lendir dua pasien baru suspect Covid-19 ke Badan Penelitian Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Jakarta. Hal itu untuk mengetahui apakah pasien positif terjangkit atau tidak.
Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Hukum RSUP Dr Sardjito, Banu Hermawan menerangkan, hingga kini pihaknya menunggu hasil tersebut dari Jakarta.
"Sudah ada dua pasien baru terindikasi Covid-19 yang masuk ke RSUP Dr Sardjito sejak Minggu 915/3/2020). Kami juga sudah mengirimkan cek swab ke Jakarta untuk diketahui apakah positif atau tidak (terjangkit virus Corona)," kata Banu ditemui di ruang kerjanya, Selasa (17/3/2020).
Banu menjelaskan dua pasien masih mengalami demam dengan suhu tubuh tinggi ditambah dengan gejala sesak nafas.
"Dua pasien ini menunjukkan gejala seperti Covid-19. Demam dan juga ada sesak nafas yang mereka alami. Kendati demikian belum bisa dipastikan sebagai virus Corona, dan dokter terus melakukan pengawasan," terang Banu.
Hingga kini dua pasien yang diketahui rujukan dari RS Yogyakarta dan luar Yogyakarta itu berstatus sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Banu menambahkan bahwa kedua pasien berusia sekitar 57 tahun.
"Dua pasien ini berusia 57 tahun dan sempat menjalani perawatan di rumah sakit lain. Karena memiliki gejala yang mirip (Covid-19), akhirnya dirujuk ke Sardjito Minggu malam," terang dia.
Disinggung terkait apakah satu dari dua pasien tersebut merupakan guru besar UGM, pihaknya tak berkenan menjawab.
"Yang jelas ada dua pasien yang sudah dirawat dan masuk dalam ruang isolasi. Untuk identitas sendiri kami tak bisa membeberkan karena ada protokolnya," jelas dia
Baca Juga: Segini Biaya Tes COVID-19 di RSUP dr. Sardjito Yogyakarta
Sebelumnya diberitakan, dua pasien terindikasi Covid-19 dipastikan masuk ke dalam ruang isolasi RSUP Dr Sardjito, Minggu malam. Hingga kini RSUP Dr Sardjito telah merawat lima pasien yang bersinggungan dengan virus tersebut.
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Generasi Muda Mulai Apatis terhadap Tuhan, Muhammadiyah Jawab Fenomena Agnostisisme dengan ChatHPT
-
RANS Carnival Kena Cancel Culture, Pakar Komunikasi Sebut Ini Bukan Sekadar Retorika
-
Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026
-
Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat
-
Coach Justin Nilai AXIS Nation Cup Buka Jalan Talenta Muda ke Level Profesional