SuaraJogja.id - Sejak Senin (16/3/2020), untuk mencegah penyebaran virus corona COVID-19, sejumlah kampus di Yogyakarta menerapkan sistem kerja dari rumah alias work from home (WFH) dan kegiatan belajar-mengajar (KBM) online, salah satunya Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Rektor UNY Sutrisna Wibawa pun memiliki pengalaman kocak saat melakukannya.
Lewat akun media sosialnya, Kamis (19/3/2020), rektor yang juga selebgram ini berbagi pengalaman tersebut. Di Twitter, ia mencuitkan, "Cerita Kerja dan KBM Online."
Dalam cerita yang ia unggah ulang di Instagram tersebut, Sutrisna Wibawa mengungkapkan kejadian lucu saat ia sedang rapat online dengan sejumlah rektor dari kampus lain. Saat itu, ia dengan anggota rapat via teleconference itu sedang membahas hal penting, tetapi kemudian terjadi momen kocak di rumahnya.
"Lagi teleconference dengan rektor-rektor lain bahas hal penting, tiba-tiba si Almeera [cucu Sutrisna Wibawa] teriak dari toilet: "Tung, pipisnya udaaaah...!"" tulis akun resmi Instagram @sutrisna.wibawa.
Tak hanya itu, pria yang akrab disapa "Atung" oleh cucunya ini juga menceritakan tentang teriakan dari sang istri saat ia sedang rapat juga.
"Rapat sama staf lagi situasi serius, tiba-tiba Uti [sapaan istri Sutrisna Wibawa] teriak: "Si Hero kasih dulu makan Whiskas!"" ungkap pria yang dikenal kocak ini.
"Bagaimana cerita per-online-an kalian?" tambahnya.
Pada unggahan di Instagram, Sutrisna menambahkan, karena KBM online ini, ada satu lagi pengalaman baru baginya.
"Seumur-umur jadi dosen, kali pertama ngajar cuma sarungan, untung ada Zoom," terangnya.
Baca Juga: Kapten Tira-Persikabo: Virus Corona Bisa Dilawan!
Tak ayal, pengalaman kocak dosen ini membuat warganet, termasuk mahasiswanya, tertawa.
"Wkwkwk receh Prof Tapi beneran udah dikasih makan Hero kan Prof? Nanti Uti teriak lagi kan bahaya," gurau @ririnelvianagtg.
"Hahahah seru tuh Pak. Banyak waktu sama Almeera," komentar @diratmahadiraja.
"Andai bisa di-pause sebentar ya, Pak, teleconference-nya wkwk," tambah @meganoerwenibintari.
Berita Terkait
-
Pindahan dari Bandara Adisutjipto ke YIA Tetap Dilaksanakan Akhir Maret
-
22 Kegiatan di Objek Wisata Bantul Ditunda untuk Antisipasi COVID-19
-
MUI Sleman Minta Jemaah Salat Jumat Bawa Sajadah Sendiri, Khotbah Dibatasi
-
Sebagian Sekolah Berlakukan KBM Online, Ini Kata Disdik Sleman
-
Alasan Tetap Berada di Jalan, Meski Indonesia Tengah Pandemi COVID-19
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Sebut Kasus Sri Purnomo Dipaksakan, Ahli Hukum: Tidak Ada Motif Korupsi, Terdakwa Layak Bebas
-
WFH ASN Kota Jogja Dimulai Besok, Wajib Isi Rencana Kerja dan Diawasi Ketat
-
Sekjen PDIP: Hadapi Krisis, Pemerintah Harus Berani Pangkas Pengeluaran Tak Perlu
-
Geopolitik Timur Masih Memanas, Perjalanan 3.748 Jemaah Haji DIY Disiapkan Tiga Skenario
-
Siklus Kawin-Cerai Singkat di Sleman, 89 Persen Pernikahan Dini Dipicu Kehamilan Tak Diinginkan