SuaraJogja.id - Belum meredanya wabah virus corona membuat Dinas Pendidikan (Disdik) Sleman memperpanjang Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) online.
Hal tersebut seperti terlampir dalam surat edaran yang diterbitkan pada Selasa (30/3/2020).
Dalam surat edaran tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman meliburkan aktivitas pembelajaran peserta didik PAUD dan TK.
"Imbauan meliburkan kegiatan KBM tersebut berlaku mulai 1 April hingga 14 April 2020," tulis surat edaran yang diterima SuaraJogja.
Sementara itu untuk peserta didik Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) aktivitas KBM yang selama ini berlangsung online atau jarak jauh, waktunya diperpanjang hingga 14 April 2020.
"Sedangkan untuk program pendidikan kesetaraan Paket A, Paket B dan Paket C dihentikan sementara mulai 1 April hingga 14 April 2020," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Muhammadiyah Tegas Minta KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi BNPB
-
Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan jadi Tanda Peradaban Kita Belum Akil Balig
-
75 Persen Responden Stres Hadapi Kebijakan Prabowo, Haedar Nashir Desak Pemerintah Berbenah
-
Film Empat Musim Pertiwi: Saat Realitas Penyintas Kekerasan Seksual Bertemu Fiksi Sinematik