SuaraJogja.id - Selama pandemi corona, tak hanya pasien yang didiagnois COVID-19 yang jumlahnya bertambah. Berbagai kalangan masayrakat pun turut membantu tenaga kesehatan memeranginya. Salah satunya dengan memberikan donasi, seperti yang dilakukan Promotor JogjaRockarta Festival Anas Syahrul Alimi.
Promotor acara musik internasional yang juga founder Rajawali Indonesia itu tak tanggung-tanggung dalam menunjukkan kepeduliannya terhadap upaya Indoensia melawan COVID-19. Ia melelang gitar koleksi JogjaRockarta dari Dave Mustaine, personel band heavy metal AS Megadeth.
Anas mengatakan bahwa gitar seri Dean itu adalah barang langka. Sebab, pada gitar tersebut terdapat tanda tangan keempat musisi Megadeth: David Ellefson, Dirk Verbeuren, Dave Mustaine, and Kiko Loureiro.
Seluruh hasil lelang, kata Anas, akan didonasikan "Untuk perjuangan teman-teman melawan COVID-19." Dalam mengadakan lelang ini, ia berkolaborasi dengan Duo Budjang Mario dan Eda dari Narasi TV.
Registrasi lelang sudah dimulai sejak Selasa (7/4/2020) dan sesi bidding secara online berakhir hari ini, Selasa (14/2/2020). Proses lelang tersebut ditayangkan secara langsung sejak pukul 12.00 WIB di Instagram @narasi.tv.
Dalam sambungan tatap muka secara online dari Jogja, Anas menceritakan, gitar itu ia dapatkan pada 2018 ketika Megadeth datang ke Jogja untuk tampil di JogjaRockart Festival. Saat itu Anas menyampaikan pada Megadeth bahwa ia telah membeli dua gitar untuk donasi longsor Palu-Donggala kala itu. Respons Dave pun membuat Anas terkejut.
"Dia langsung bilang begini, "Eh itu punya Anas? Jangan deh. Biar punya aku aja yang aku donasikan." Agak mengejutkan sih, sekelas Dave Mustaine tanya, "Ini koleksi kamu? Kalau punya koleksi kamu jangan, mendingan punyaku aja,"" jelas Anas.
Kini gitar tersebut dilelang Anas untuk membantu Indonesia memerangi COVID-19 melalui kitabisa.com/konserdirumahaja. Hasilnya, sejumlah bidder memberi tawaran yang sangat tinggi, yang akhirnya dimenangkan Andi dari Bandung.
Tak main-main, penawaran tertinggi tembus Rp100 juta. Andi mengaku sangat menginginkan gitar itu karena menyesal tak hadir ke konser terakhir Megadeth di Indonesia. Anas pun mengucapkan selamat dan berterima kasih pada Andi, begitu juga sebaliknya Andi ke Anas.
Baca Juga: Korban Virus Corona di AS Terus Melonjak, Donald Trump Lepas Tanggung Jawab
Berita Terkait
-
Lawan Covid-19, Apple dan Google 'Akur' Bikin Teknologi Pelacakan
-
Lawan Covid-19: Viral Batman Turun Tangan Minta Warga di Rumah Aja
-
Lawan Covid-19: Vitamin C, Zat Besi dan Kunyit Bisa Perkuat Imunitas Tubuh
-
Best 5 Otomotif Pagi: Fiat Abarth Andre Taulany, Kampanye Lawan Covid-19
-
Menakjubkan, Begini Cara Imunitas Tubuh Lawan Covid-19!
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
Terkini
-
Kawal Aksi Hari Sumpah Pemuda di Yogyakarta, Polisi Siapkan Pengalihan Arus Situasional
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
Es Jeruk di Malioboro Rp20 Ribu Viral, Hasto Bakal Turunkan Satpol PP
-
BPPD DIY Dorong Yogyakarta Jadi Destinasi Cultural Wellness Berkelanjutan Lewat Festival 2026
-
Gandung Pardiman Meninggal Dunia di RS Panti Rapih, Dimakamkan di Ponjong