SuaraJogja.id - Di tengah pandemi Covid-19 ini, banyak masyarakat yang membutuhkan berbagai dukungan guna tetap bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti makanan dan minuman bersih.
Hal ini pulalah yang menjadi alasan Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) untuk ikut mengabdi ke masyarakat. Melalui tim Mapala Gapadri, ITNY menerjunkan tim untuk memperbaiki saluran air bersih masyarakat yang mengalami kerusakan di Goa Jomblang, Ngejring Dusun Ngejring Desa Gendayakan Kecamatan Paranggupito, Wonogiri.
Melansir Timesindonesia.co.id --jaringan Suara.com, kerusakan tersebut disinyalir karena tandon air, mesin pompa dan pipa rusak lantaran terkena pohon yang tumbang akibat longsoran air hujan di wilayah tersebut beberapa waktu lalu. Enam orang mapala diterjunkan dalam perbaikan tersebut, hingga kini akhirnya saluran air dapat diperbaiki dan dinikmati kembali oleh masyarakat setempat.
“Untuk memperbaiki tandon air dan mesin pompa tentu membutuhkan waktu yang panjang Sebab, goa yang menjadi sumber air situasinya vertikal dengan kedalaman sekitar 180 meter,” kata Ketua Padepokan Dakwah Sunan Kalijaga (Padasuka) DPW Jawa Tengah, Mohammad Wiyanto yang memimpin ekspedisi perbaikan saluran air tersebut.
Ia menuturkan, tandon saluran air dan mesin pompa tersebut merupakan bantuan dari ITNY yang dipasang pada November tahun lalu.
Tidak hanya dari tim Mapala ITNY, perbaikan juga melibatkan warga setempat. Ia berharap, saluran air tidak lagi mengalami kerusakan mengingat masyarakat sangat membutuhkan air tersebut untuk kebutuhan sehari-hari.
“Meski saat ini sudah ada hujan tapi sumber air tersebut sangat dibutuhkan masyarakat Kecamatan Paranggupito. Sebab, kebanyakan warga tidak memiliki sumur untuk kebutuhan air sehari-hari,” terang Gus Yayan, sapaan akrab Mohammad Wiyanto.
Gus Yayan menyebut, sebelum ada sumber air tersebut warga dulu hanya mengandalkan bak penampungan air hujan. Air tersebut digunakan warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, meski ada beberapa warga yang mampu memilih untuk membeli tandon air guna menampung air.
“Maka, dengan adanya air hasil eksplorasi dari Goa Jomblang, Ngejring Dusun Ngejring Desa Gendayakan Kecamatan Paranggupito, Wonogiri ini warga sangat senang sekali. Tidak lagi keluar uang dan kesulitan mendapatkan air bersih. Warga sangat berterima kasih kepada ITNY yang sudah membantu penyediaan air bersih,” pungkas Gus Yayan.
Berita Terkait
-
Sabtu 10 Mei 2020, Pasien Covid-19 Sembuh 2.607 Orang, Meninggal 959 Orang
-
Bertambah 500 Orang, Kasus Positif Covid-19 Tersebar di 370 Kabupaten/Kota
-
Pandemi Covid-19, Milan Fashion Week 2020 Akan Digelar Virtual
-
Berpuasa 18 Jam, Perawat Inggris Ceritakan Beratnya Ramadan Tahun Ini
-
Lawan Covid-19, Politisi hingga Atlet Beralih Profesi Jadi Tenaga Medis!
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Sempat Alami Gejala Keracunan Usai Santap MBG, Puluhan Siswa di Sleman Akhirnya Kembali Bersekolah
-
Kinerja Semester I Lampaui Ekspektasi, Saham BBRI Direkomendasikan Buy oleh Analis
-
Duh! 9.216 Keluarga di Bantul Kehilangan Bansos karena Terindikasi Judol
-
Kematian Bambang hingga Ricuh di Simpang Gramedia, Pakar: Jangan Biarkan Ormas Jadi Polisi Jalanan
-
Gagal Amankan Aksi di Simpang Empat Gramedia, JPW Kecam Pembiaran Bentrokan dan Keterlibatan Ormas