SuaraJogja.id - Nasib nahas dialami seorang warga Gamping, Sleman, Heru Tri Sasongko. Pria 44 tahun itu ditemukan tewas di tempat setelah melintasi rel kereta api di Dusun Gancahan VII, Desa Sidomulyo, Kecamatan Godean, Kabupaten Sleman.
Kasat Lantas Polres Sleman AKP Mega Tetuko membeberkan bahwa peristiwa tersebut merupakan kecelakaan tunggal yang terjadi pada Rabu (27/5/2020) malam.
"Kejadian terjadi sekitar pukul 23.44 WIB. Sebuah kendaraan motor jenis Suzuki Satria dengan nomor polisi AB 5056 MT melintasi rel kereta api dan terjatuh," kata Mega, dikonformasi SuaraJogja.id, Kamis (28/5/2020).
Kendaraan sendiri ditumpangi oleh dua orang, yakni Heru (44) dan Gunawan Wiji Atmoko (34). Keduanya diduga dalam pengaruh minuman keras (miras) saat melintas.
"Awal kejadiannya dua orang ini dari arah utara akan menuju ke selatan. Karena kurang konsentrasi, di mana ada dugaan terpengaruh minuman beralkohol, mereka terjatuh ketika melintasi rel kereta api," jelas dia.
Korban bernama Heru mengalami cedera di bagian kepala hingga muntah darah karena terbentur tiang besi pembatas rel. Keadaan korban tak terselamatkan dan dipastikan tewas di tempat.
"Korban langsung dilarikan ke RSUP Dr Sardjito. Sementara, satu orang lainnya mengalami luka sobek di bagian kepala dan lecet di bagian tangan serta kaki. Ia langsung dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Gamping, Sleman untuk mendapatkan perawatan," tambah Mega.
Dirinya mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati ketika berkendara. Saat melintasi rel kereta api, kata Mega, juga perlu waspada karena cukup berbahaya.
"Masyarakat harus lebih waspada lagi ketika berkendara malam. Harus dalam kondisi sehat dan jangan sampai terpengaruh minuman beralkohol. Selain itu, tetap utamakan keselamatan dengan menggunakan helm ketika mengendarai motor," ungkapnya.
Baca Juga: Sambut Kenormalan Baru, Kakorlantas Siapkan Protokol Layanan Publik
Berita Terkait
-
Tabrak Pembatas Jalan, Telapak Kaki Eggi Sudjana Patah, Pelipis Robek
-
Waduh! 6 Remaja di Jakarta Timur Terciduk Pesta Miras di Malam Takbiran
-
Razia di Malam Takbiran, Polisi Sita Puluhan Botol Miras di Sukabumi
-
55 Liter Miras Oplosan Diamankan Polisi Saat Patroli di Bantul
-
Puluhan Orang Meninggal di Meksiko Setelah Tenggak Miras Palsu
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
YOGYAKOMTEK 2026 Resmi Dibuka, Pameran Komputer Terbesar di DIY
-
Honda DBL Jogja 2026 Dimulai: Sensasi Riding Test dan Peluang Bawa Pulang New Honda BeAT
-
Influenza A Terdeteksi di DIY, 24 Kasus Muncul, Sekolah Belum Diliburkan
-
Pestapora 2026 Siap Makin Meriah, BRImo Bawa Program Spesial
-
Cak Nun hingga Eross Sheila on 7, Jejak 77 Tahun MUHI Yogyakarta Diabadikan dalam Buku