SuaraJogja.id - Ketika isu pemberlakuan New Normal ramai dibicarakan sebagian masyarakat Jogja, di sisi lain kasus pasien yang positif terpapar Covid-19 di DIY justru bertambah.
Setelah sempat dinyatakan 'zero' kasus dalam dua hari terakhir, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY melaporkan adanya tambahan 3 kasus baru.
Juru Bicara Pemerintah Daerah (Pemda) DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, mengungkapkan penambahan kasus positif meliputi, laki-laki usia 40 tahun asal Gunungkidul, laki-laki usia 29 tahun asal Gunungkidul serta perempuan 22 tahun asal Sleman.
"Kasus 233 yakni perempuan usia 40 tahun merupakan karyawan Indogrosir, sedangkan Kasus 234 dan 235 hasil tracing Dinas Kesehatan Gunungkidul, masih dalam penelusuran apakah tracing tersebut dari kontak kasus positif atau RDT massal yang dilakukan Dinas Kesehatan Gunungkidul," ujarnya, Sabtu (30/5/2020).
Penambahan kasus pasien yang terpapar Covid-19 tersebut juga dibarengi dengan kabar adanya sejumlah pasien lainnya yang telah sembuh. Adapun kasus sembuh meliputi kasus 141, laki-laki 25 tahun warga Bantul, kasus 176, laki-laki 29 tahun warga Sleman, kasus 180, laki-laki 31 tahun warga Sleman, kasus 181, laki-laki 54 tahun warga Kota Jogja, kasus 204, laki-laki 54 tahun warga Gunungkidul, kasus 205, laki-laki 55 tahun warga Gunungkidul, kasus 207, perempuan 25 tahun warga Bantul, kasus 209, perempuan 43 tahun warga Sleman, serta kasus 220, lali-laki 74 tahun warga Sleman.
Saat ini, dengan adanya tambahan 3 pasien positif maka kasus positif Covid-19 DIY menjadi sebanyak 233 kasus, dengan 159 kasus telah sembuh. Sedangkan hasil laboratorium negatif sebanyak 1.111 orang dan 140 orang masih menunggu proses laboratorium.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Gandeng Ndarboy dan Happy Asmara, Film Musikal 'Cidro Asmoro' Siap Gebrak Bioskop 2026!
-
Persiapan ke Luar Negeri Lebih Praktis dengan BRI Money Changer di Lokasi Strategis
-
Nandhur Srawung di Jogja: Ajang Jambore Nasional Pemilik Xpander se-Nusantara
-
Dapat Sepeda dari BRI Peduli, Mahesa Semangat ke Sekolah: Tak Lagi Mesti Jalan Kaki Saat Banjir Rob
-
Dapur Warmindo di Sleman Meledak, Tiga Pegawai Terpental Keluar Warung