SuaraJogja.id - Ibu rumah tangga bernama Leti Julaeti dibakar hidup-hidup oleh adik kandungnya sendiri di Cianjur, Jawa Barat.
Leti dibakar hidup-hidup oleh sang adik memakai bensin saat tengah bersantai bersama suami pada rumah mereka, Jalan KH Asnawi Gang Bungsu RT1/RW13 Kelurahan Solokpandan, Kecamatan Cianjur.
Pelaku, lelaki yang merupakan adik kandung korban, berinisial UA berusia 30 tahun. Aksi keji itu dilakukan UA karena kesal tak diberi uang oleh si kakak.
"Kakaknya menolak memberikan uang karena sudah sering sekali dikasih. Akhirnya, pelaku melakukan pembakaran," kata Kapolsek Cianjur Kota Komisaris Iskandar, Jumat (12/6/2020).
Ia mengatakan, akibat pembakaran tersebut, perempuan berusia 35 tahun itu menderita luka bakar pada wajah serta badan.
Iskandar mengatakan, awalnya Leti sedang duduk santai bersama suami, Ade Saepuloh (45). Ketika itulah UA datang meminta uang kepada Leti.
Sudah muak dimintakan uang, kali itu Leti menolak permintaan sang adik. Tak disangka, UA marah.
“Lalu pelaku keluar rumah korban. Tidak lama kemudian, dia datang kembali ke rumah korban membawa sebotol bensin dalam air minum kemasan. Kemudian menyiramkannya kebagian tubuh korban serta disulut api,” kata Iskandar.
UA menyalakan api dari korek sehingga korban mengalami luka bakar di sekitar area wajah, tangan, dan badan.
Baca Juga: Perempuan Dibakar Hidup-hidup Diguyur Pakai Bensin Sebotol
Leti lantas dibawa ke RSUD Sayang Cianjur untuk dilakukan pengobatan dan perawatan setelah mendapat banyak luka bakar.
“Beberapa saksi sudah melaporkan kejadian ini ke Kantor Polsek Cianjur Kota untuk pengusutan lebih lanjut,” jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Ada Suara Gemuruh saat Gempa Bantul, BMKG Ungkap Penyebabnya
-
HONOR Tour Hadir di Yogyakarta, Sasar Kebutuhan Teknologi Pelajar dan Mahasiswa
-
Diserbu Hampir 1 Juta Pasien RI, Malaysia Kantongi RM2.2 Miliar dari Wisata Kesehatan
-
Menguliti Paradoks Ekonomi Jogja: Kemiskinan Menurun, Ketimpangan Masih Membesar
-
BRI Group Raih Penghargaan Atas Kepemimpinan, ESG, Hingga Inklusi Keuangan