SuaraJogja.id - Seorang perempuan dibakar hidup-hidup oleh adiknya sendiri karena menolak memberikan uang. Adik bakar kakak hidup-hidup itu terjadi di Cianjur.
Sang kakak adalah ibu rumah tangga. Sang adik bakar kakak hidup-hidup setelah di disiram pakai bensin sebol.
Ibu rumah tangga dibakar hidup-hidup itu disiram dan dibakar oleh UA (30 tahun) karena kesal ketika tak diberi uang. Ibu rumah tangga itu bernama Leti Julaeti (35 tahun).
Leti pun menolak memberikan uang karena sudah sering memberikan. Leti mengalami luka bakar di wajah dan badannya.
Saat itu Leti tengah duduk santai bersama suaminya, Ade Saepuloh (45 tahun). Leti dimintai uang oleh UA.
Kejadian itu berawal saat pelaku datang ke rumah korban dengan meminta sejumlah uang, tetapi tidak diberi oleh korban.
UA menyalakan api dari korek sehingga korban mengalami luka bakar di sekitar area wajah, tangan, dan badan. Leti pun dibawa ke RSUD Sayang Cianjur untuk dilakukan pengobatan dan perawatan setelah mendapat banyak luka bakar.
UA merupakan adik dari Leti dan sering meminta uang kepada Leti.
Lalu pada Sabtu (6/6/2020), UA datang lagi dan meminta sejumlah uang kepada Leti, kakaknya. Namun kali ini Leti tak menggubris dan UA kembali mengancam Leti.
Baca Juga: Perempuan Dibakar Hidup-hidup Diguyur Pakai Bensin Sebotol
Kepala Urusan Sub Bagian Humas Polres Cianjur, Ipda Ade Novi, mengatakan UA memang sering mengancam akan membakar Leti jika tak diberi uang.
“Tersangka nekat membakar korban kaRena minta uang tak diberi karena sudah keseringan. Sebelumnya juga sering mengancam mau membakar, tapi kali ini beneran dibakar,” kata Ade.
“Beberapa saksi sudah melaporkan kejadian ini ke Kantor Polsek Cianjur Kota untuk pengusutan lebih lanjut,” imbuhnya.
Berita Terkait
-
Buron usai Bakar Istri Hidup-hidup, Warga di Jatinegara Jaktim Resah Ulah Suami Pembuat Onar
-
Aksi Sadis Cucu Pemilik Kios Pecel Lele di Bogor, Nenek dan Pamannya Dibakar Hidup-hidup!
-
Pernah Dibakar dan Dibacok Ayah Sendiri, Anak Perempuan Di Pasar Kebayoran Lama Jadi Atensi KPPPA
-
Sadis! Ajak Sepupu Bunuh Pria karena Cemburu, Korban Dikepruk Cobek hingga Dibakar Hidup-hidup
-
Tragis! Balita Tewas di Tangerang Diduga Dibakar Pacar Ibunya, Polisi Kejar Satpam Bandara Soetta
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kawal Kasus Little Aresha, Orang Tua Korban Dorong Penambahan Pasal Berlapis dan Hak Restitusi
-
Siklus Megathrust Pulau Jawa Tinggal 30 Tahun, Pakar Kegempaan Ingatkan Kesiapsiagaan DIY
-
Niat Keluar Cari Sasaran, Komplotan Remaja Bacok Pemuda di Jalan Godean Sleman
-
Efisiensi Anggaran Bikin Pekerja Seni di Jogja Kelimpungan, Berburu Hibah demi Bertahan Hidup
-
Tim Hukum Peduli Anak Pemkot Jogja Bidik Pidana Korporasi hingga Pembubaran Yayasan Little Aresha