SuaraJogja.id - Tanda Penuaan Pada Perempuan Bisa Dideteksi Sejak Usia 25 Tahun
Menjadi tua adalah proses alamiah tubuh, tak bisa diperlambat dan tak bisa dicegah. Pada perempuan, proses penuaan ditandai dengan penurunan hormon yang bisa dideteksi sejak usia 25 tahun.
Dijelaskan oleh konsultan kesehatan dr. Ika Ayu, M.Biomed (AAM), seiring waktu perempuan akan mengalami penurunan estrogen yang cukup cepat, yang bisa menyebabkan menopause dini.
"Badan kita punya ladang hormon yang seiring waktu juga menurun," katanya dalam Live Instagram 'Forever Young', baru-baru ini.
Bagian otak kita yang bernama hipofisis anterior memproduksi hormon yang disebut DHEA atau Dehydroepiandrosterone. Hormon ini sering diistilahkan sebagai rajanya hormon.
Penurunan hormon memang dimulai di usia 25 tahun, namun tanda-tandanya akan lebih kentara pada usia 30 tahun. Oleh karena itu, dr. Ika menyarankan bagi perempuan yang berada pada rentang usia tersebut untuk lebih menjaga pola makan dan tidur.
Apa saja tanda-tandanya? Yakni mulai muncul keriput halus, sulit menurunkan berat badan, dan muncul gelambir di lengan. Tanda-tanda terkait emosi juga bermunculan, seperti mudah tersinggung dan lupa.
Hormon menentukan bagaimana seorang perempuan terlihat awet muda. Selain itu, agar tetap mengendalikan penuaan dini, dr. Ika menyebut bisa dimulai dari pola makan.
"Hindari junk food, makanan berminyak, yang digoreng, dan pedas. Junk food itu kalau di negara maju sudah banyak ditinggal," kata dr. Ika.
Baca Juga: 5 Manfaat Minyak Bunga Matahari, Cegah Penuaan Dini hingga Lawan Jerawat
Kemudian asupan yang wajib untuk menjaga tetap awet muda adalah mengonsumsi makanan kaya antioksidan, seperti buah-buahan beri. Kemudian kolagen dan asam omega-3 seperti ikan salmon, atau bisa diganti dengan dalam bentuk kapsul, serta konsumsi glutation dalam bentuk kapsul, yang umumnya berisi asam amino.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Rp4,6 Miliar Digelontorkan, Mesin Produksi Susu di DIY Diduga Tak Pernah Berfungsi
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Pameran ARCHIVEPELAGO: 45 Tahun Garin Nugroho Menyemai Indonesia
-
Segera Diadili Pengadilan, 13 Tersangka Kasus Little Aresha Dipindah ke Lapas Perempuan Gunungkidul