SuaraJogja.id - Setelah mendulang berbagai kontroversi lewat ceramahnya, kini Ustaz Evie Effendie kembali panen cibiran warganet setelah video mengajinya viral. Potongan video berdurasi dua menit 20 detik itu bahkan mendapat komentar dari putri pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin Kiai Haji Ahmad Mustofa Bisri alias Gus Mus, Ienas Tsuroiya.
Ienas mengaku sedih menyaksikan bacaan Al-Qur'an Ustaz Evie di video tersebut. Menurutnya, pria yang dikenal sebagai ustaz gaul itu belum sepenuhnya mengerti ilmu bacaan Al-Qur'an.
Dirinya pun menilai bahwa Ustaz Evie tak sepantasnya menjadi pembimbing jemaah. Sebab, ajarannya membuat banyak orang turut terjerumus dalam kekeliruan.
"Kok sedih ya ngelihat ini.. Jika bacaan Quran belum fasih, belum paham betul ilmunya (makhraj, tajwid, waqaf--ngga boleh berhenti seenaknya), mbokya jangan kepedean membimbing jamaah, atuh.. Kan jadinya keliru semua.." cuit @tsuroiya, Minggu (28/6/2020).
Video tersebut mulanya diunggah ke Twitter pada Minggu oleh @_YusufMuhamad_ hingga di-retweet dan disukai ribuan akun. Dalam utasnya, @_YusufMuhamad_ menyarankan supaya Ustaz Evie belajar dengan benar terlebih dahulu sebelum menjadi guru supaya tidak menyesatkan orang lain.
"Kenapa bacaan salah fatal gini sdh berani ceramah? Jadi ustadz hijrah itu berat, apalagi jadi ustadz beneran. Kalau memang blm mampu, sebaiknya bljr dl yg benar. Niat baik saja tdk cukup! Kalau caranya gak bener, justru bisa menyesatkan umat. Jd mending bljr dl yg bener," tulisnya.
Ia pun menambahkan koreksi untuk bacaan Al-Qur'an Ustaz Evie. Berdasarkan kicauannya, terdapat enam poin kesalahan dari cara Ustaz Evie mendaras dan diikuti jemaah dalam video tersebut.
"Koreksi bacaan Evi Efendi
1. Makhrojnya kacau
2. Tajwidnya kacau
3. Wallahu Yad'u (TIDAK ada NA-nya) tp dia tambah huruf NA (Wallahu Yad'una).
4. Wala'abdun dibaca Wal'abdun.
5. Waqof di sembarang tempat dan ngawur.
6. Ta' marbutoh ketika Waqof, hrusnya dibaca H, bukan T," tulisnya.
Baca Juga: Ngaji Bareng Ustaz Felix Siauw, Baim Wong Ditinggalkan Sejumlah Follower
Tonton videonya DI SINI.
Sama seperti Ienas dan @_YusufMuhamad_, banyak warganet yang juga mengkritik Ustaz Evie.
"Sedih juga mbak :'(, ampe ga tega aku muter sampe beres. Mirisnya semua mengikuti bacaan salah itu. Padahal bisa berujung jd beda arti. Semoga ada yg mengingatkan beliau. Aku cukup ngikutin ceramahnya yg easy going, tp kl udah masuk baca qur'an gini, baiknya belajar tahsin lg," komentar @pelangindah.
"Ada beberapa kesalahan dan itu manusiawai. Tapi, akan lbh manusiawi dan cerdas lg jika ia membuat dirinya "pinter" baru berani berdawah. Jadi ga terasa keminter. Dia mesti tahu dulu akan kebodohannya shg mau belajar dl," ungkap @atayruslan.
"Duh, ini mah kalau di desaku masih level iqro', mahroj, tajwid, dan lagu amburadul," tambah @WongAgung1987.
Berita Terkait
-
VIdeo Ceramah Ustaz Evie Effendi Soal Nisfu Sya'ban akan Dikaji MUI Jabar
-
Bahas Pelaksanaan Ibadah Haji 2020, Putri Gus Mus Dituduh jadi Jubir Menag
-
Viral Ceramah Evie Effendi, Santri Ini Berikan Tanggapan Menohok
-
Ceramah Pakai Topi Jerusalem, Penampilan Ustaz Ini Jadi Sorotan
-
Bak Tertidur, Guru Ngaji Meningggal Dunia saat Baca Alquran
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat