SuaraJogja.id - Sosok pesinden, Soimah nyatanya tak meraih kesuksesan yang saat ini didapat dengan mudah. Ia mengaku pernah dibayar murah seharga nasi bungkus saat manggung semalam suntuk.
Hal tersebut diungkapkan Soimah saat ngobrol bareng bersama komika Dodit Mulyanto yang menyambangi rumahnya di kawasan Bantul.
Lewat channel Youtube Dodit, pesinden yang sempat masuk bursa calon bupati di Pilkada Bantul 2020 tersebut mengaku bahwa sebelum dikenal seperti sekarang, bayarannya saat manggung tak seberapa.
Ia menyebut dahulu saat awal meniti karier, tiap kali ikut manggung bayaran yang diterimanya tak lebih dari Rp20 ribu. Bahkan dalam satu momen ia pernah cuma dibayar Rp10 ribu padahal untuk acara semalam suntuk.
"Dulu itu bayaran ya sekitar Rp15 ribu tiap manggung naiknya Rp5 ribu gitu terus. Pernah waktu itu ikut nyinden wayang semalam suntuk cuma dibayar Rp10 ribu," ungkapnya.
Lebih jauh pesinden yang baru saja mengeluarkan single bertajuk "Jagad Anyar Kang Dumadi" tersebut bercerita tentang awal sebelum akhirnya nyemplung menjadi seniman.
Ia berkisah setelah lulus SMP tahun 1995 kemudian pindah ke Jogja dan sekolah di SMKI atau sekarang sudah menjadi SMK 1 Kasihan Bantul mengambil jurusan karawitan.
Dari situ, bakat vokalnya sebagai pesinden mulai terasah. Ia kemudian melanjutkan kuliah di ISI Yogyakarta, tetapi tidak sampai selesai.
"Dulu ngga bisa sampai selesai karena udah sibuk cari duit banyak job manggung. Manggung pertama itu di TVRI kemudian sempat jadi presenter acara daerah di TV lokal Jogja sekitar 3 tahun lah, bayarannya ya Rp50 ribu waktu itu," bebernya.
Baca Juga: Girang Lihat Hasil Panen, Bupati Bantul Borong Bawang Merah Hingga Rp1 Juta
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
BRI Pastikan Bantuan Korban Gempa NTT Tepat Sasaran Lewat Posko BRI Peduli
-
Tuntut Pelunasan Hak Pekerja Trans Jogja, KSBSI Desak Dishub DIY dan PT AMI Buka Ruang Mediasi
-
JPU Ungkap Fakta Dugaan Anak Ditenggelamkan dalam Kasus Little Aresha
-
Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta Gelar GSM Bertema "Noesantara 45" Sambut HUT ke-81 RI
-
13 Terdakwa Little Aresha Akhirnya Disidang, Orang Tua Korban Desak 4 Pelaku Lain Diproses Hukum