SuaraJogja.id - Pelaksanaan UTBK perguruan tinggi di Jogja terhitung sudah dimulai sejak hari Minggu (5/7/2020) kemarin.
Lantaran harus dilaksanakan di tengah situasi pandemi Covid-19, pihak penyelenggara memberlakukan protokol kesehatan ketat bagi para calon mahasiswa yang akan mengikuti tes.
Selain harus membawa surat sehat dari daerah masing-masing, para peserta juga akan dilakukan tes suhu. Apabila suhu tubuh terdeteksi di atas 37 derajat maka akan ada tindakan khusus yang dilakukan petugas penyelenggara UTBK.
Di hari ketiga penyelenggaraan UTBK ini, ditemukan ada sebanyak tiga orang peserta yang kondisi kesehatannya urung memenuhi syarat protokol kesehatan.
Sekretaris Pusat UTBK UNY, Setyo Raharjo menyebut hingga UTBK hari ketiga ini terdapat tiga orang mahasiswa yang ditunda untuk mengikuti ujian. Pasalnya beberapa peserta menunjukkan gejala Covid-19.
"Sejauh ini ada tiga orang peserta yang ditunda untuk melaksanakan ujian. Ada yang suhunya di atas 37,5 ada yang memiliki gejala batuk pilek dan juga ada yang mengeluh kerongkongannya sakit. Tapi tetap tak menghilangkan haknya untuk mengikuti ujian, jadi mereka harus mengirimkan hasil Rapid Diagnostic Test (RDT) kepada pihak UNY dulu," kata dia, Selasa (7/7/2020).
Setyo menuturkan ketiga peserta yang sudah mengirim hasil RDT akan mendapat relokasi tempat dan waktu ujian. Nantinya Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) yang akan menentukan.
"Hasilnya nanti kami kirimkan ke lembaga terkait. Jika dinyatakan negatif, atau non-reaktif, mereka bisa melanjutkan UTBK di hari lain," tambahnya.
Pelaksanaan UTBK di UNY sendiri digelar mulai 5-13 Juli. Nantinya terdapat dua sesi mulai pukul 09.00-11.15 wib dan 14.00-16.15 wib.
Baca Juga: Untung Miliaran, Hacker Jogja Pembobol Situs Negara Suka Mabuk-mabukan
"Total peserta 11.081 peserta, tiap sesinya ada 685 peserta. Kami juga menerapkan protokol keamanan covid-19, baik peserta dan juga petugas kampus. Seperti wajib menggunakan masker, mengecek suhu tubuh peserta dan juga mencuci tangan sebelum masuk ke ruang ujian," tukasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Es Jeruk di Malioboro Rp20 Ribu Viral, Hasto Bakal Turunkan Satpol PP
-
BPPD DIY Dorong Yogyakarta Jadi Destinasi Cultural Wellness Berkelanjutan Lewat Festival 2026
-
Gandung Pardiman Meninggal Dunia di RS Panti Rapih, Dimakamkan di Ponjong
-
BRI Terus Lakukan Buyback Saham, Fundamental Perseroan Jadi Penopang Pertumbuhan
-
JPW Desak Ketegasan Polda DIY Tindak Parkir Liar Selama Operasi Patuh Progo 2026