Saat ini ada lima orang yang tergabung di Fixed Courrier. Semuanya adalah orang-orang yang memiliki hobi yang sama, yakni bersepeda.
Salah satu kurir yang tergabung dalam Fixed Courrier, Vicky (17) mengaku baru bergabung saat wabah Covid-19 melanda.
"Saya mulai ngurir waktu wabah Covid-19 ini. Sekolah juga online kan, jadi belajar di rumah. Jadwal sekolah online saya sekitar jam 08.00-12.00 WIB dan saya mulai ngurir biasa siang sampai sore. Jadi gak terganggu," ujarnya kepada Suarajogja.
Meski tak banyak, Vicky mengaku senang bisa menggunakan uang dari usahanya sendiri untuk perawatan sepeda miliknya.
"Sebulan bisa dapet Rp100 sampe Rp200 ribu. Segitu udah seneng, bisa pegang uang dari kerja sendiri. Bisa buat service sepeda juga," katanya.
Ia juga mengatakan, sepeda fixie cenderung jarang memerlukan perawatan ekstra sehingga ia bisa menggunakan uang hasil bekerja untuk ditabung.
Kurir sepeda bisa menjangkau banyak lokasi di Jogja
Salah satu UMKM lokal yang memanfaatkan kurir sepeda di Jogja yakni Voice of Jogja. UMKM yang bergerak di bidang clothing bertema wayang ini sudah biasa memanfaatkan kurir sepeda sebagai pengantar produk ke konsumennya sejak April lalu.
"Biayanya terjangkau, konsumen juga seneng karena mereka belum tahu (tentang kurir sepeda), jadi tambahan informasi juga buat mereka," ujar Hery, pengelola Voice of Jogja.
Baca Juga: Mencoba Kabur dari Polisi, Spesialis Jambret di Jogja Dihadiahi Timah Panas
Ia berharap, layanan kurir sepeda semakin banyak di Yogyakarta. Selain ramah lingkungan, menurutnya, kurir sepeda bisa menjangkau banyak wilayah di Jogja.
Pesepeda harus taat aturan di jalan raya
Menanggapi mulai menggeliatnya aktivitas kurir sepeda, Ketua Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Kulon Progo, Aris Nugroho memberikan sejumlah tips.
Menurutnya pelaku usaha kurir sepeda bisa mengukur kemampuannya masing-masing. Bila tidak fit, tidak perlu memaksakan diri karena bisa berakibat fatal.
Selain itu berbagai persiapan seperti ketersediaan minum, perlengkapan pesepeda hingga protokol kesehatan selama wabah juga wajib diikuti.
Selain itu, ia juga menyarankan agar pelaku kurir sepeda bisa menjaga keselamatan diri terutama di jalan raya. Sebab pengguna jalan raya tak hanya para pesepeda tetapi juga ada kendaraan lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Gandeng Ndarboy dan Happy Asmara, Film Musikal 'Cidro Asmoro' Siap Gebrak Bioskop 2026!
-
Persiapan ke Luar Negeri Lebih Praktis dengan BRI Money Changer di Lokasi Strategis
-
Nandhur Srawung di Jogja: Ajang Jambore Nasional Pemilik Xpander se-Nusantara
-
Dapat Sepeda dari BRI Peduli, Mahesa Semangat ke Sekolah: Tak Lagi Mesti Jalan Kaki Saat Banjir Rob
-
Dapur Warmindo di Sleman Meledak, Tiga Pegawai Terpental Keluar Warung