SuaraJogja.id - Sebuah kapal nelayan terbalik di Pantai Ngrenehan, Gunung Kidul. Kejadian tersebut menimpa tiga orang nelayan yang hendak mendarat setelah melaut. Diunggah oleh akun @SARSATLINMAS atau SAR Baron, disampaikan bahwa kejadian tersebut terjadi Rabu (15/7/2020).
Dalam laporan kejadian dan hasil operasi yang disampaikan, tercatat kapal bernama Dua Putra tersebut berisi tiga orang nelayan Pantai Ngrenehan. Saat hendak mendarat, mesin mengalami masalah pada selang bahan bakar yang terlepas.
Masalah tersebut menyebabkan mesin mati, kemudian tiba-tiba datang ombak besar dari sisi selatan yang menghantam kapal. Ketiga Anak Buah Kapal (ABK) berhasil melompat dan berenang menjauh sebelum akhirnya kapal terbalik.
Melihat kejadian tersebut, petugas SAR lantas bersama dengan warga sekitar lantas melakukan evakuasi. Kapal yang terbalik diseret dengan kapal lainnya. Sementara 3 ABK berhasil diselamatkan dalam keadaan lemas dan shock.
Sebanyak 30 orang turut bekerjasama dalam melakukan penyelamatan tragedi kapal terbalik tersebut. Tiga korban yang selamat adalah Wakino (42), Mujiono (50), dan Timbul (45) ketiganya merupakan warga Kanigoro, Saptosari, Gunungkidul.
"Sebuah kapal nelayan terbalik di Pantai Ngrenehan. Ketiga awak kapal berhasil selamat. Berikut data dan kronologinya," tulis akun @SARSATLINMAS.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
BEM UGM Berubah Jadi SEMA, Pemilu Mahasiswa Dihapus dan Diganti Meritokrasi
-
BEM UGM Resmi Berubah Nama Jadi Serikat Mahasiswa
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana