Budi Arista Romadhoni | Hiskia Andika Weadcaksana
Kamis, 23 Juli 2026 | 20:06 WIB
Sebuah mobil dinas Brimob terserempet Kereta Api Bandara saat melintas di perlintasan sebidang Dusun Tapen, Kalurahan Argosari, Kapanewon Sedayu, Bantul, Kamis (23/7/2026) pagi. (Dok: Polres Bantul).
Baca 10 detik
  • Mobil dinas Brimob terserempet Kereta Api Bandara di perlintasan Dusun Tapen Bantul pada Kamis pagi.
  • Insiden di perlintasan tanpa palang pintu otomatis tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.
  • Kecelakaan diduga terjadi karena pengemudi kurang waspada saat melintasi jalur kereta api yang belum terjaga.

SuaraJogja.id - Sebuah mobil dinas Brimob terserempet Kereta Api Bandara saat melintas di perlintasan sebidang Dusun Tapen, Kalurahan Argosari, Kapanewon Sedayu, Bantul, Kamis (23/7/2026) pagi. Beruntung, tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

"Benar telah terjadi kejadian kecelakaan lalu lintas berupa mobil Isuzu Brimob yang terserempet kereta api di palang pintu perlintasan Dusun Tapen, Argosari, Sedayu, pada Kamis pagi sekitar pukul 08.15 WIB," kata Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto, Kamis siang.

Rita menuturkan insiden itu terjadi sekitar pukul 08.15 WIB. Mobil Isuzu Brimob bernomor polisi 17416-XX IV yang dikemudikan Bripka Yudi Saputro (39) dan membawa Bripda Tommy Priambada (31) terserempet KA Bandara yang melaju dari arah utara. 

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, mobil dinas tersebut melaju dari arah selatan dan hendak melintasi rel. Namun, pengemudi diduga tidak menyadari KA Bandara yang sudah mendekat sehingga tabrakan tak dapat dihindari.

"Kereta api menyerempet bagian kap depan mobil tersebut," ungkapnya.

Disampaikan Rita, meski kendaraan dinas mengalami kerusakan, dua anggota Brimob yang berada di dalam mobil dipastikan selamat. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.

"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," imbuhnya.

Polisi menuturkan bahwa perlintasan di Dusun Tapen itu belum dilengkapi palang pintu otomatis yang berfungsi. Hanya ada pos perlintasan yang sudah berdiri tapi belum dijaga petugas.

"Di lokasi kejadian, palang pintu kereta api tersebut memang belum otomatis dan belum ada penjanganya. Namun sudah berdiri pos perlintasan. Fasilitas tersebut rencananya baru mulai beroperasional pada bulan Agustus 2026 mendatang," tuturnya.

Baca Juga: Kemarau Panjang Mengintai, Penyakit dari Flu, Iritasi Mata hingga Dehidrasi Ancam Warga Bantul

Polisi menduga kombinasi antara belum berfungsinya sistem pengamanan perlintasan dan kurangnya kewaspadaan pengemudi menjadi faktor yang memicu insiden itu. 

"Berdasarkan olah TKP, diduga kecelakaan terjadi karena kekurangwaspadaan pengemudi mobil saat menyeberang di perlintasan yang belum dilengkapi palang pintu otomatis dan tanpa penjagaan," ungkap Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan.

Akibat kejadian tersebut, mobil Isuzu Brimob mengalami kerusakan ringan dan langsung dievakuasi ke bengkel di wilayah Moyudan, Sleman. 

Sementara itu, Polsek Sedayu bersama petugas keamanan kereta api melakukan pendataan saksi dan penyelidikan lanjutan untuk memastikan rangkaian peristiwa yang terjadi di lokasi.

Terpisah, Manager Humas Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih sangat menyayangkan terjadinya insiden tersebut. Ia memastikan seluruh awak dan penumpang KA Bandara dalam kondisi selamat dan aman melanjutkan perjalanan pada pukul 08.25 WIB.

"KAI Daop 6 Yogyakarta sangat menyayangkan kejadian ini dan diharapkan tidak terjadi di kemudian hari," ujar Feni.

Load More