SuaraJogja.id - Memilih hewan kurban untuk Iduladha jangan sekadara mencari yang gemuk atau montok. Secara syariat Islam maupun berdasarkan ilmu kesehatan hewan, ada ciri-ciri yang harus Anda ketahui, yang menandakan bahwa hewan kurban tersebut sehat dan layak dikurbankan.
Mengutip NU Online, Kamis (30/7/2020), Katib Syuriyah PCNU Pringsewu KH Munawir mengatakan bahwa saat memilih hewan kurban, maka harus diperhatikan kesempurnaan hewan tersebut.
"Hendaknya hewan yang paling bagus, dilihat menyenangkan, gemuk atau banyak dagingnya, bertanduk, dan tidak memiliki cacat sama sekali," rinci KH Munawir.
Alasan ini, karena menurut ahli agama, hewan ini nantinya bisa menjadi kendaraan di hari kiamat kelak.
Di sisi lain, sebelum dikurbankan, KH Munawir juga mengingatkan agar memperlakukan hewan yang akan dikurbankan dengan baik.
"Jangan membuat hewan kurban stres dengan semisal melakukan penyembelihan di depan hewan kurban lainnya," imbau Ketua Komisi Fatwa MUI Provinsi Lampung ini.
Perlakuan baik kepada hewan kurban ini juga menurutnya akan berdampak pada kualitas daging kurban saat dikonsumsi nantinya. Mengingat sebelum disembelih hewan tidak merasa tertekan atau stres.
"Disunahkan untuk menyiapkan hewan kurban satu hari sebelum pelaksanaan penyembelihan dengan merias dan tidak memotong rambut dan kuku hewan kurban," katanya.
Ciri hewan kurban sehat menurut dokter
Baca Juga: Tata Cara Pembagian Daging Kurban
Sementara itu, menurut Ketua Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Jabar, Sri Mujiariningsih, hewan yang sehat pertama bisa dilihat dari bulunya yang mengkilat dan halus, serta pastikan bulunya tidak berdiri.
"Bulunya tidak berdiri, karena kalau berdiri maka hewannya cacingan," kata Sri.
Sri melanjutkan ciri kedua adalah gerakan hewan tersebut lincah dan tidak cacat.
Ketiga, pastikan jika kotoran atau selaput lendir yang keluar dari anus, mata, dan hidung berwarna merah muda, dan tidak berwarna hitam.
Keempat adalah memperhatikan suhu tubuh hewan kurban harus di antara 39 hingga 40 derajat celcius.
"Kalau di atas 39 atau 40 derajat celcius atau suhunya 40,5 derajat celcius, maka sapi itu mulai demam, curiga ada penyakit," kata dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Kemarau Diprediksi hingga Desember, Kulon Progo Perpanjang Siaga Kekeringan
-
Cara PIMPASA Imigrasi Yogyakarta Cegah Perdagangan Orang Lewat Pangan dan Wayang
-
Direproduksi Antar Generasi, 200 Lebih Kasus Bullying Terjadi di Kota Jogja
-
Warganet Khawatir Girder Tol Jogja-Solo Rawan Roboh, Kontraktor Beri Penjelasan
-
Kasus Keracunan MBG Berulang di Jogja, Orang Tua Unjukrasa Desak Proses Hukum SPPG